Viral VCS dari Nomor Asing Diduga Modus Penipuan Baru, Apa Kata Pakar?

Sebuah postingan di Instagram mengenai dugaan modus baru penipuan dengan cara melakukan VCS dari nomor tidak dikenal viral di media sosial.


Jakarta, CNN Indonesia

Sebuah postingan di Instagram mengenai dugaan modus baru penipuan dengan cara melakukan video call sex (VCS) dari nomor tidak dikenal viral di media sosial. Benarkah itu modus baru penipuan?

Video itu diunggah oleh akun @a.dewiangriani sekitar tiga hari yang lalu. Dalam video itu, pemilik akun menceritakan pengalamannya mendapat video call dari nomor yang tidak dikenal.

“Hati-hati jangan angkat VC dari nomor yang tidak dikenal,” demikian narasi dalam video tersebut, dikutip Selasa (12/12).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemilik akun bercerita bahwa beberapa waktu lalu dia menerima panggilan video call dari nomor yang tidak dikenal ke akun WhatsApp miliknya. Setelah tiga kali mengabaikan panggilan tersebut, pemilik akun penasaran dan mengangkat panggilan yang keempat.

“Nah keempat kalinya karena aku penasaran ini tuh siapa akhirnya aku angkat tapi kameranya itu aku hadepin ke tembok. Dan aku kaget sekaget-kagetnya waktu aku angkat ternyata itu tuh perempuan tidak pakai baju sama sekali dan dia tuh kayak VCS gitu,” ujarnya.

“Terus aku cuma bilang ini tuh maksudnya apa ya, mungkin karena dia denger itu suara perempuan, langsung dia matiin teleponnya,” lanjut dia.

Pemilik akun kemudian sempat mengirim pesan WA ke nomor tersebut, namun pesannya hanya berstatus centang satu dan belakangan nomornya ternyata diblokir. Ia pun menduga ini merupakan modus baru penipuan.

“Entah maksudnya apa orang ini tuh berbuat seperti itu, cuma menurut aku sih ini tuh kayaknya modus penipuan baru. Jadi mungkin ya nanti kan ada muka kita tuh di layar WhatsApp-nya dia, dia bisa aja screen shot terus dia ancam bakal disebarin seolah-olah kita tuh VCS,” lanjut dia.

Pakar keamanan siber Alfons Tanujaya mengatakan bahwa VCS dari nomor tidak dikenal merupakan modus pengancaman kepada seseorang. Menurutnya para pelaku memanfaatkan ketidaktahuan seseorang tentang teknologi.

“Ini pada prinsipnya adalah pemerasan yang memanfaatkan ketidaktahuan atau keawaman seseorang tentang teknologi,” kata Alfons saat dihubungi.

“Kalau ragu dan diperas, hubungi teman yang mengerti dan minta bantuannya untuk menghadapi ancaman-ancaman yang tidak kita mengerti, jangan main mengikuti ancaman saja,” paparnya.

Di sisi lain, ia mengaku belum bisa mengatakan bahwa ini modus baru atau bukan. Sebab, kata dia, kebenaran postingan yang viral itu kebenarannya masih perlu dibuktikan.

“Itu kebenarannya saja masih perlu dibuktikan. Jadi belum tentu benar cuma mungkin ramai karena viral,” tuturnya.

[Gambas:Instagram]

Alfons menambahkan menghadapi kondisi tersebut sebetulnya tidak perlu panik. Jika memang penasaran bisa mengangkat panggilan tersebut tanpa mengaktifkan kamera.

“Kalau mau terima terima saja tapi jangan aktifkan kamera. Jadi terima saja telpon kalau dari nomor tidak dikenal dan kita ingin tahu ada keperluan apa menelpon,”ungkap Alfons.

(tim/dmi)

[Gambas:Video CNN]



Sumber: www.cnnindonesia.com