Uji Coba SATRIA-1 Sukses, Siap Layani Masyarakat Tahun Depan

Kominfo mengungkap persiapan Satelit SATRIA-1 yang akan diorbitkan pada 19 Juni mencapai 95 persen.


Jakarta, CNN Indonesia

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi mengatakan bahwa Satelit SATRIA-1 sukses menjalani uji coba. Satelit ini bakal segera beroperasi awal tahun depan.

Budi sempat mengikuti uji coba koneksi satelit SATRIA-1 dengan menggelar konferensi video dengan para penguji jaringan yang terletak di enam lokasi, yakni di Manokwari, Kota Jayapura, Kota Ambon, Kota Batam, Kota Kupang, dan Kota Banjarbaru.

“Jaringannya sudah bagus. Awal tahun depan semoga (SATRIA-1) bisa melayani masyarakat,” kata Budi, mengutip Antara, Rabu (13/12).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Uji coba integrasi dan aktivasi itu berlangsung pada Kamis (7/12) sekitar pukul 13.30 WIB. Dalam uji coba tersebut, SATRIA-1 dipastikan telah lolos uji dan terkoneksi dengan internet.

Selain Budi Arie, uji coba itu turut diikuti oleh Direktur Utama BAKTI Kominfo Fadhilah Mathar bersama dengan Direktur Utama PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) Adi Rahman Adiwoso.

Adi mengatakan bahwa pelaksanaan tahap uji coba SATRIA-1 itu merupakan sebagian tes dari uji layak operasi.

“Zoom ini menggunakan Satelit SATRIA-1 dan jaringan SATRIA-1. Bisa dibuktikan bahwa semuanya sudah mulai jalan,” tutur Adi.

Ia optimistis uji coba integrasi dan aktivasi SATRIA-1 dapat segera selesai sebelum akhir Desember 2023.

“Kami harapkan ini bisa selesai minggu depan secara teknis, disusul dengan masalah administrasi dan semoga sebelum Natal ada hadiah Natal pak,” tuturnya.

Tahapan uji coba integrasi dilakukan setelah suksesnya peluncuran SATRIA-1 pada Juni 2023 lalu. Pada November 2023 SATRIA-1 telah sampai di orbit 146 Bujur Timur (BT).

Satelit ini diluncurkan ke luar angkasa dari Florida, AS, dengan menggunakan roket Falcon 9 milik SpaceX, Senin (19/6) pagi WIB. Butuh sekitar empat bulan untuk sampai di orbit yang dituju.

Pada Selasa (31/10), Satelit SATRIA-1 pun resmi memasuki orbit geostasioner dan menempati orbit di 146° Bujur Timur, tepat di atas Pulau Papua.

BAKTI mengungkap SATRIA-1 akan meningkatkan konektivitas layanan publik dan layanan pemerintah, termasuk di daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).

Dalam keterangan sebelumnya, Mahfud MD, saat masih menjabat Plt. Menkominfo, menyebut Satelit SATRIA-1 itu akan fokus menyediakan internet secara gratis di sekolah, rumah sakit, kantor-kantor pemerintah, pos-pos Polri dan TNI di berbagai daerah terpencil, terluar, dan tertinggal.

(Antara/dmi)

[Gambas:Video CNN]



Sumber: www.cnnindonesia.com