Tangkal Hoaks Pemilu, Transmedia Gelar ‘Ada Apa dengan Digital’

Berkontribusi buat menangkal hoaks pemilu, Transmedia menggelar talk show


Jakarta, CNN Indonesia

Transmedia bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menggelar talk show ‘Ada Apa dengan Digital’, besok, terutama buat menangkal hoaks pemilu.

“Talk show ‘Ada Apa dengan Digital’ merupakan sebuah acara yang membahas problematika atas banyaknya kasus informasi hoax pada digital yang mampu mempengaruhi opini publik, bahkan bisa berdampak negative pada masyarakat,” demikian keterangan resmi event tersebut.

“Khususnya momen Pemilu 2024 yang sudah semakin dekat, talk show ini diharapkan mampu menjadi solusi untuk kekhawatiran tersebut.”


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Acara tersebut akan berlangsung pada Rabu (7/2) mulai pukul 09.00–11.25 WIB di Balai Sarbini, Jakarta. Agenda tersebut akan langsung dilanjutkan dengan acara ‘Harmoni Pemilu Damai’ yang berisi deklarasi pemilu damai dan konser pukul 11.25–15.00 WIB.

Pembicaranya tak cuma para pejabat pemerintah dan korporasi.

Selain ada Menkominfo Budi Arie Setiadi, Anggota Bawaslu Puadi, dan Representatif Public Policy & Government Relations Tiktok Indonesia Faris Mufid, ada pula pemain film Ada Apa Dengan Cinta (AADC) Adinia Wirasti dan Dennis Adhiswara.

Tak ketinggalan, acara ini bakal menghadirkan stand up komedian atau komika Awwe.

Seusai acara talk show, gelaran yang rencananya dihadiri 1.200 orang mahasiswa dan masyarakat umum ini dilanjutkan dengan deklarasi pemilu damai dan konser.

Para pihak yang hadir antara lain ketua Puadi, KPU Hasyim Asy’ari, Panglima TNI Jendral TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Jaksa Agung ST Burhanuddin, dan Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono.

Tak cuma itu, ‘Ada Apa dengan Digital’ akan dimeriahkan dengan penampilan grup musik Maliq & D’Essentials, vokal grup JKT48, dan solois Ari Lasso.

Bagaimana cara daftarnya? Cukup dengan pindai atau scan kode QR berikut:




Scan barcode pendaftaran event AADD. (foto: transmedia)

Sebelumnya, Menkominfo Budi Arie mengungkap hoaks pemilu 2024 lebih menurun ketimbang periode sebelumnya.

Pihaknya sudah melakukan take down 51 konten hoaks Pemilu dan menerbitkan sekitar 175 klarifikasi sejak 28 November 2023 sampai 11 Januari 2024.

“Jumlah ini menjadi pengingat kita semua bahwa hoaks masih mengancam demokrasi kita, walaupun secara data (kumulatif) jauh menurun dibanding tahun 2019,” ujar Budi dalam siaran persnya, Sabtu (13/1).

Pada periode 17 Juli hingga 16 November 2023 atau dua hari menjelang masa kampanye, Kominfo juga menemukan 96 hoaks Pemilu dan melakukan take down 290 konten.

[Gambas:Video CNN]

(tim/arh)



Sumber: www.cnnindonesia.com