Sempat Ragu, Bill Gates Terkesima Kecanggihan ChatGPT

Miliarder Bill Gates mengaku terkejut dengan kecanggihan ChatGPT setelah sempat ragu dengan mesin AI buatan OpenAI itu.


Jakarta, CNN Indonesia

Sempat ragu, salah satu pendiri Microsoft Bill Gates mengaku terkejut dengan perkembangan ChatGPT, mesin kecerdasan buatan (AI) yang dikembangkan oleh OpenAI.

Hal tersebut diungkap Gates dalam wawancara dengan CEO OpenAI Sam Altman di podcast ‘Unconfuse Me with Bill Gates’. Dalam sesi wawancara itu, Gates mengaku sempat skeptis terhadap perkembangan ChatGPT.

“Saya tidak menyangka ChatGPT menjadi begitu bagus,” kata Gates kepada Altman, mengutip Axios, Selasa (16/1).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Gates, hal yang paling membuatnya terkejut adalah kemampuan ChatGPT memilih apa yang ingin mereka “katakan”. Altman mengatakan bahwa cara kerja ChatGPT tidak berbeda jauh dengan otak manusia, ketika kita tidak mengetahui apa yang dilakukan masing-masing neuron.

Dalam episode podcast berdurasi 30 menit itu, dua Gates dan Altman banyak membicarakan soal masa depan AI, terutama soal reguasi yang sedang menjadi sorotan seluruh dunia.

Altman telah lama berbicara tentang perlunya regulasi AI, namun Gates mendesaknya untuk melakukan apa yang diinginkannya.

“Saya pikir kita mulai memikirkan hal tersebut,” kata Altman, sambil menyatakan bahwa apa yang mungkin diperlukan adalah regulasi terhadap beberapa sistem yang paling kuat di dunia.

Altman memprediksi teknologi ini akan berkembang pesat menuju sistem dengan kekuatan komputasi 100.000 atau satu juta kali lipat dari GPT-4.

“Jika kita benar, dan teknologi ini berjalan sejauh yang kita pikirkan, maka hal ini akan berdampak pada masyarakat, keseimbangan kekuatan geopolitik, dan banyak hal lainnya,” kata Altman.

Altman mencontohkan bagaimana Badan Energi Atom Internasional (IAEA) meregulasi senjata nuklir. Menurut dia regulator bisa menginspeksi model AI seperti IAEA menginspeksi senjata nuklir.

ChatGPT pertama kali meluncur pada 30 November 2022. Kehadiran ChatGPT kemudian memicu perkembangan AI di dunia sampai saat ini.

Sejak pertama kali diperkenalkan ke publik, ChatGPT menjadi fenomena budaya, memicu hiruk-pikuk tentang AI generatif dan efeknya terhadap seni, hiburan, bisnis, karier, berita, hingga politik.

Berkat ChatGPT, openai.com menjadi salah satu situs web yang paling banyak dikunjungi di dunia. Situs web ChatGPT adalah subdomain dari openai.com tetapi menyumbang sebagian besar lalu lintas ke domain induk pada bulan Oktober.

Meskipun DALL-E sempat memicu sensasi saat diluncurkan, lokasinya di labs.openai.com menarik 11,8 juta kunjungan.

(tim/dmi)



Sumber: www.cnnindonesia.com