Sempat Hilang, Centang Biru Twitter Ganjar hingga SBY Balik Lagi

Ikon centang biru kembali menghiasi akun Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan sejumlah politikus lain yang sebelumnya sempat dihilangkan Twitter.

Jakarta, CNN Indonesia

Ikon centang biru Twitter kembali menghiasi akun Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan sejumlah politikus lain yang sebelumnya sempat dihilangkan Twitter.

Pantauan CNNIndonesia.com pada Minggu (23/3) pagi, akun media sosial berlogo burung biru milik Ganjar sudah dihiasi kembali dengan centang biru.

Bukan cuma punya Ganjar, akun Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kini juga sudah terlihat terverifikasi kembali.

Centang biru pada akun mantan Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga sudah kembali lagi setelah sempat hilang.

[Gambas:Twitter]

Akun beberapa politikus seperti Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon dan mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli juga sudah mendapatkan kembali tanda verifikasinya.

Meski begitu, centang biru pada akun Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka masih hilang. Centang biru pada akun putra bungsu SBY, Edhie Baskoro Yudhoyono, juga tak terdeteksi.

Sebelumnya, tokoh-tokoh politik ini kehilangan centang biru imbas aturan teranyar Twitter yang mewajibkan pengguna membayar biaya langganan tiap bulan jika ingin mendapat tanda akun terverifikasi tersebut.

Aturan ini pun berimbas pada pesohor dunia, termasuk mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, meski kini centang biru Trump sudah kembali.

Di sisi lain, akun-akun Twitter pejabat pemerintah pusat berubah dari centang biru ke centang abu-abu.

Akun Presiden Joko Widodo (Jokowi), misalnya, yang diberi label centang abu-abu oleh Twitter. Para menteri Kabinet Indonesia Maju seperti Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md juga diberi centang abu-abu.

Bahkan, centang abu-abu turut menghiasi laman Twitter Ketua DPR RI Puan Maharani.

(blq/chs)


[Gambas:Video CNN]




Sumber: www.cnnindonesia.com