Rebranding, Telkomsel Ventures Terbuka untuk Perusahaan Global

Telkomsel Mitra Inovasi (TMI) mengganti namanya menjadi Telkomsel Ventures pada Kamis (23/11). Apa efeknya?

Jakarta, CNN Indonesia

Telkomsel Mitra Inovasi (TMI) mengganti namanya menjadi Telkomsel Ventures pada Kamis (23/11). Dengan nama baru ini, investasi terbuka bahkan untuk perusahaan global yang menyasar pasar Indonesia.

Geographic focus, fokus utama kami Indonesia, namun kita juga terbuka buat company di region Asia Tenggara atau bahkan global yang punya angle masuk ke Indonesia,” ujar Chief Investment Officer Telkomsel Ventures William Gozali, di Jakarta, Kamis (23/11).

“Karena kita ingin menjadi early adopter buat teknologi baru yang kadang-kadang innovation can come from anywhere. Jadi selama ada target market ke Indonesia, kita merasa Telkomsel Ventures adalah salah satu partner yang terbaik untuk menyasar market Indonesia,” imbuhnya.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perubahan nama dan logo ini disebut sebagai babak baru bagi Telkomsel Venture dalam mendukung pertumbuhan dan inovasi startup di Indonesia melalui persiapan dana kelolaan utama (flagship fund) yang kedua.

Flagship fund pertama pertama sendiri dilakukan Telkomsel Ventures pada 2020 dengan total US$40 juta yang telah diserap oleh 17 perusahaan di Asia Tenggara dan Amerika Utara.

Beberapa perusahaan yang telah menerima dana investasi ini adalah Evermos, startup e-commerce sosial yang fokus pada produk halal; startup kesehatan Halodoc; PrivyID startup KYC digital, Sekolahmu, platform pembelajaran terpadu, Edenfarm, startup rantai pasokan pertanian, dan FinAccel, perusahaan induk startup fintech Indonesia Kredivo.

Nama Telkomsel Ventures sendiri dipilih untuk menekankan fokus investasi kepada berbagai bidang startup yang sesuai dengan pilar strategis Telkomsel, yakni digital lifestyle, digital enablement dan emerging technologies.

Pasalnya, ketiga pilar strategis ini sejalan dengan aspirasi dan peran Telkomsel Ventures sebagai Corporate Venture Capital (CVC) untuk mengembangkan bisnis Telkomsel secara exploitative (memaksimalkan core business) dan juga explorative (membangun pertumbuhan bisnis baru).

“Kata ‘Telkomsel’ yang ditekankan dalam ‘Telkomsel Ventures’ adalah pengingat penting tentang nilai strategis yang kuat sejak kami memulai perjalanan pada tahun 2019,” kata CEO Telkomsel Ventures Mia Melinda dalam acara yang sama.

Dengan demikian, hal ini merupakan wujud dari komitmen Telkomsel untuk mengambil peran kunci dalam mendukung perekonomian digital Indonesia dengan membuka peluang kolaborasi bersama para startup.

Startup sendiri saat ini memiliki dampak signifikan dalam menjaga kestabilan perekonomian nasional dengan menghadirkan solusi digital inovatif, membuka lebih banyak lapangan kerja, hingga meningkatkan daya saing teknologi bangsa.

[Gambas:Video CNN]

(arh/arh)



Sumber: www.cnnindonesia.com