Puncak Hujan Meteor Delta Aquarids Malam Ini, Simak Jadwalnya

Ketika momen puncak, hujan meteor ini akan memberikan pemandangan 15-20 meteor per jam.

Jakarta, CNN Indonesia

Hujan meteor Delta Aquarids akan menyapa langit malam hingga akhir Agustus mendatang. Namun, fenomena langit ini akan mengalami puncaknya pada Senin (31/7).

Pada puncaknya, fenomena tahunan yang terjadi pada 18 Juli hingga 21 Agustus ini biasanya berada pada puncaknya di akhir Juli. 

Hujan meteor Delta Aquarids memiliki pemandangan terbaik di belahan Bumi selatan. Namun, wilayah yang berada berada di sebelah utara seperti Amerika bagian utara masih dapat melihat fenomena ini.

Dikutip dari Earthsky, waktu terbaik untuk melihat hujan meteor Delta Aquarid adalah sekitar pukul 02.00 dini hari saat pancaran cahaya hujan meteor mencapai puncaknya. Meski cahaya dari meteor-meteor redup ini mungkin akan dikalahkan oleh Bulan yang hampir purnama, tetapi waktu yang mendekati Bulan terbenam mungkin dapat membantu mengimbangi hal tersebut.

Hujan meteor Delta Aquarid cenderung lebih redup daripada hujan meteor Perseid. Sehingga, langit gelap tanpa Bulan sangatlah penting untuk menikmati fenomena ini.

Selain meteor yang melintas, sekitar 5-10 persen meteor Delta Aquariid meninggalkan jejak gas terionisasi yang bercahaya dan berlangsung satu atau dua detik setelah meteor lewat.

Titik radian Delta Aquarids berada di dekat bintang redup Skat, atau Delta Aquarii. Bintang ini terbit pada tengah malam, paling tinggi sekitar pukul 2 pagi dan paling rendah di langit saat fajar menyingsing.

Hujan meteor Delta Aquarids diduga terbentuk dari sisa debu komet 96/P Machholz. Komet ini dinamai berdasarkan titik radian yang terletak di Bintang Delta Aquarii (Skat) konstelasi Aquarius.

Debu komet 96P/Machholz dan dua kelompok komet (Marsden dan Kracht), serta asteroid 2003 EH1 diketahui menghasilkan delapan hujan meteor, termasuk di antaranya Delta Aquariids. Hujan meteor dan komet-komet ini tampaknya memiliki asal usul yang sama, meski kini mereka sedikit menyimpang dalam orbitnya.

(lom/dmi)


[Gambas:Video CNN]




Sumber: www.cnnindonesia.com