Prabowo Unggul, Analis Ungkap Warga TikTok Pentingkan Faktor Emosi

Usai kasus


Jakarta, CNN Indonesia

Mayoritas warga TikTok terbukti ‘sinetron banget’. Calon presiden (capres) pun cuma perlu menyodorkan konten emosional, sementara gagasan substansial nomor sekian, untuk menggaet mereka.

Hal itu terungkap dalam riset lembaga analisis media sosial Drone Emprit di TikTok pada periode 4–5 Februari atau saat dan pasca-debat terakhir capres.

“Pengguna TikTok cenderung menyukai dan berinteraksi dengan video yang menciptakan koneksi pribadi dan membangkitkan emosi, baik melalui pesan yang mengandung empati maupun melalui pembahasan isu-isu penting,” demikian simpulan analisis yang diunggah pendiri Drone Emprit Ismail Fahmi di akun Twitter atau X, Senin (6/2) malam.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jumlah total video yang dianalisis masing-masing mencapai 327 video untuk pasangan nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, 226 video untuk pasangan nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD, dan 195 video untuk pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming.

Dalam hal ‘Share of Voice’, Anies-Cak Imin terlihat mendominasi dengan angka 44 persen, Ganjar-Mahfud MD 30 persen, dan Prabowo-Gibran cuma 26 persen.

Nyatanya, keunggulan jumlah itu tak berbanding lurus dengan Volume Interaksi. Pasangan Prabowo-Gibran menjadi yang tertinggi usai mencatat interaksi total 56,7 juta (37 persen).

Anies-Cak Imin mengikuti dengan sekitar 49,7 juta interaksi (32 persen), dan Ganjar-Mahfud MD jadi yang paling buncit dengan sekitar 47,1 juta interaksi (31 persen).

“Ini menandakan bahwa meskipun pasangan Anies-Cak Imin lebih sering dibicarakan, konten yang berkaitan dengan Prabowo-Gibran mungkin lebih menarik atau mendorong keterlibatan yang lebih besar dari pengguna,” menurut Ismail.

“Tingginya volume interaksi pasangan Prabowo-Gibran dapat menandakan bahwa konten yang berkaitan dengan mereka mungkin lebih viral atau memiliki daya tarik emosional yang lebih kuat, yang mendorong like, share, dan komentar,” lanjut keterangan itu.

Keunggulan Prabowo-Gibran di TikTok ini juga terjadi di debat-debat sebelumnya, dengan analisis yang kurang lebih sama. Bahwa, faktor emisional lebih memainkan peran.

Mengandung bawang

Sebenarnya, paslon lain juga tetap main sisi emosional di TikTok. Anies-Cak Imin, misalnya, punya video pernyataan penutup debat kelima dari Anies yang paling disukai warga TikTok. Video tersebut punya caption “Mengandung bawang.”

Video lainnya yang relevan adalah saat Anies menggunakan bahasa isyarat di debat tersebut.

“Video-video ini mengandung konten yang tidak berat, tetapi ringan, menyentuh emosi dan perasaan,” menurut Drone Emprit.

Paslon nomor urut 3 punya video yang paling disukai warga TikTok berupa closing statement Ganjar dalam debat kelima yang mengajak publik jangan memilih pemimpin yang melanggar HAM. Video ini dapat views yang sangat tinggi, lebih dari 5 juta.

Video andalan Ganjar-Mahfud lainnya adalah saat Ganjar berdebat dengan Prabowo tentang stunting.

Sementara, Prabowo-Gibran viral dengan video minta maaf dalam closing statement kepada kedua paslon lain atas kata-kata yang menyinggung selama kampanye.

Video permintaan maaf ini bahkan muncul 4 kali di akun cerita viral dan media.

Meski bukan dari akun paslon 2, kata Drone Emprit, “video yang memperlihatkan kerendahhatian dan menyentuh perasaan ini yang selalu disukai oleh pengguna TikTok.”

[Gambas:Video CNN]

(tim/arh)




Sumber: www.cnnindonesia.com