Penyebab Jatim Paling Rajin Cuaca Ekstrem se-Jawa Sepekan ke Depan

BMKG mengungkap menyebut hujan ekstrem berpotensi terjadi di sejumlah wilayah pada hari ini (27/12) hingga awal Januari dan mulai mereda pada 6 Januari 2023.


Surabaya, CNN Indonesia

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan Pulau Jawa berpotensi rutin dilanda cuaca ekstrem, termasuk hujan angin, seminggu ke depan, terutama kawasan Jawa Timur.

“PERINGATAN DINI: Masyarakat dihimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem (puting beliung, hujan lebat disertai kilat/petir, hujan es, dll),” menurut keterangan lembaga dalam Prospek Cuaca Seminggu ke depan 19–25 Januari.

“Dan dampak yang dapat ditimbulkannya seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin dalam satu minggu ke depan.”


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut rincian wilayah yang dapat peringatan dini cuaca esktrem seminggu ke depan:

19-20 Januari

Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Jambi, Bengkulu, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara;

Gorontalo, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua.

21–22 Januari

Sumatra Barat, Lampung, Banten, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Gorontalo, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua.

23–25 Januari

Aceh, Sumatra Utara, Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, NTB, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua.

Deret fenomena atmosfer

BMKG Kelas I Juanda, Surabaya, mengungkap alasan Jawa Timur rajin dilanda cuaca ekstrem periode 17 hingga 23 Januari.

Kepala BMKG Kelas I Juanda Taufiq Hermawan menjelaskan saat ini sebagian wilayah Jatim telah memasuki puncak musim hujan.

Kondisi dinamika atmosfer menunjukan hangatnya suhu muka laut di sekitar wilayah perairan Jawa Timur yang mengindikasikan pasokan uap air di sekitar cukup signifikan.

“Serta adanya aktivitas gelombang atmosfer yang melintasi wilayah Jawa Timur yakni Madden Jullian Oscillation (MJO) dan Gelombang Rossby,” Taufiq, Kamis (18/1).

“Hal tersebut didukung terbentuknya pola pertemuan angin di sekitar wilayah Jatim yang mendukung peningkatan pertumbuhan awan hujan hingga sepekan ke depan diprakirakan cukup intens,” lanjutnya.

Taufiq merinci sejumlah daerah yang perlu meningkatkan kewaspadaan imbas cuaca ekstrem, yakni Kabupaten Banyuwangi, Kota Batu, Kota Blitar, Kabupaten Bojonegoro, Bondowoso, Jombang, Kota Kediri, Kabupaten Malang, Lamongan, Lumajang, dan Magetan.

Selain itu, Kota Malang, Kota Mojokerto, Kota Pasuruan, Kota Probolinggo, Kabupaten Sidoarjo, Sumenep, Kota Surabaya, Kabupaten Trenggalek, Tulungagung, Kabupaten Kediri, Kabupaten Mojokerto, Probolinggo.

Kemudian, Kabupaten Blitar, Kabupaten Pasuruan, Bangkalan, Gresik, Jember, Kabupaten Madiun, Nganjuk, Ngawi, Pacitan, Pamekasan, Ponorogo, Situbondo, Tuban, Kota Madiun dan Sampang.

[Gambas:Video CNN]

(frd/arh)



Sumber: www.cnnindonesia.com