Pengguna Keluhkan Youtube Error, Tak Bisa Upload Video

Setidaknya terdapat tujuh cara mengatasi YouTube tidak bisa dibuka berdasarkan berbagai penyebabnya. Cara ini bisa diterapkan di hp, laptop, sampai smart TV.

Jakarta, CNN Indonesia

Sejumlah pengguna Youtube mengeluhkan platform tersebut mengalami error, terutama saat akan mengunggah (upload) video. Mereka kemudian mengeluhkan hal ini di Twitter.

Salah seorang pengguna dengan akun @Rurikhan mengungkapkan dirinya tidak bisa menyetel kebijakan video atau video policy maupun saat akan melakukan streaming. Artinya, dia tidak akan dapat mengunggah video ke platform tersebut.

Saya tidak bisa menyetel video policy pada video atau stream. Ini artinya saya tidak bisa mengunggah atau live, ada apa ini?” tanya akun @Rurikhan sambil menyertakan akun @TeamYoutube, Jumat (28/7).

Pihak Youtube kemudian membalas keluhan tersebut dan bertanya apakah kendala ini terjadi di semua perangkat. Youtube menyarankan agar akun tersebut me-restart Hp-nya dan memulai kembali aplikasi Youtube.

Apakah ini terjadi di seluruh perangkat? Jika belum, kami menyarankan Anda me-restart Hp, meluncurkan kembali aplikasi Youtube dan pastikan aplikasi sudah ter-update ke versi terbaru. Beritahu kami lebih lanjut,” balas akun @TeamYoutube.

Namun, menurut akun @Rurikhan hal ini terjadi di semua perangkat elektroniknya. Ia juga mengaku tak bisa ke bagian monetisasi pada seluruh video buatannya.

Akun lainnya, @Thinknoodles juga mengalami gangguan serupa. Ia menyebut dirinya tak bisa meng-upload video ke Youtube sejak pagi.

Apakah ada yang mengalami masalah meng-upload ke Youtube pagi ini? Kebijakan Rights Management semuanya hilang dan saya membutuhkan itu untuk menyelesaikan proses upload, tapi tidak ada yang bisa dipilih,” cuit akun tersebut.

Sementara itu, berdasarkan laporan di situs Down Detector, ada sejumlah laporan yang mengindikasikan Youtube sedang bermasalah. Laporan tersebut meningkat sejak sore tadi.

Sebagian besar pengguna melaporkan kendala video streaming sebanyak 57 persen, aplikasi 24 persen, dan webiste 19 persen.

[Gambas:Video CNN]

(dmi)


[Gambas:Video CNN]




Sumber: www.cnnindonesia.com