Pemerintah Lindungi Hak Individu dalam Ruang Digital di Tahun Politik

Kementerian Kominfo berkomitmen terus menjaga ruang digital tetap santun di tahun politik sekaligus menjamin perlindungan hak individu dalam ruang digital.


Jakarta, CNN Indonesia

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) berkomitmen untuk terus melindungi hak-hak individu masyarakat di ruang digital. Hal ini merupakan salah satu upaya untuk menghadirkan iklim demokrasi berkualitas sesuai dengan amanat konstitusi.

Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo), Nezar Patria mengatakan, perlindungan hak individu di ruang digital dijamin oleh Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) beserta dengan perubahannya.

“Kualitas (iklim) demokrasi juga dapat dilihat dari peraturan perundang-undangan terkait demokrasi dan Pemilihan Umum,” tutur Nezar.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemerintah juga telah meratifikasi International Covenant on Civil and Political Rights (ICCPR) melalui Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2005. ICCPR merupakan instrumen hukum internasional yang melindungi hak-hak sipil dan politik, termasuk hak kebebasan berpendapat.

Laporan The Economist Intelligence Unit menunjukkan Indeks Demokrasi Indonesia pada 2022 mencapai skor 6,71 dari skala 10 atau berada di peringkat 54 dari total 167 negara. Skor indeks itu ditentukan oleh faktor proses pemilihan umum, partisipasi politik, fungsi pemerintahan, budaya politik, dan kebebasan sipil.

“Makin tinggi skor sebuah negara dalam indeks demokrasi, maka negara tersebut dianggap makin demokratis,” ungkap Nezar.

Untuk meningkatkan indeks ini, pemerintah memberi jaminan perlindungan kebebasan berpendapat di muka umum maupun hak untuk dipilih dan memilih melalui UU Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia serta Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

Selain itu, upaya perlindungan hak individu dalam konteks pemanfaatan teknologi digital, pemerintah juga telah mengeluarkan peraturan turunan dari UU ITE, yaitu Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik dan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 5 Tahun 2020 tentang Penyelenggara Sistem Elektronik Lingkup Privat.

“Peraturan-peraturan ini bertujuan untuk memperkuat perlindungan hak individu di ruang digital,” ujarnya.

Menjaga Ruang Digital

Pemerintah melalui Kementerian Kominfo juga terus melakukan berbagai upaya untuk menjaga ruang digital tetap santun dan beretika di masa Pemilu 2024. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggelar kampanye “Pemilu Damai 2024”.

“Mengingat bahwa ruang digital merupakan ruang kita bersama, perlu mencegah polarisasi dengan menjadi pemilih cerdas dan bijak, serta menjaga ruang digital agar tetap sehat dan kondusif,” tukas Wamenkominfo.

Menurut Nezar, kampanye ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pemilu, mencegah polarisasi, dan menjaga ruang digital agar tetap sehat dan kondusif.

“Narasi Pemilu Damai 2024 berfokus pada pesan untuk mendukung peningkatan partisipasi masyarakat melalui pemenuhan hak memilih dan dipilih, mencegah polarisasi dengan menjadi pemilih cerdas dan bijak serta menjaga ruang digital agar tetap sehat dan kondusif melalui semangat antihoaks,” jela Nezar.

Nezar mengingatkan penyelenggaraan Pemilu 2024 akan menjadi indikator peningkatan kualitas demokrasi Indonesia. Karena itu, pemungutan suara pada 14 Februari 2024 akan menjadi cermin bagaimana bangsa Indonesia mempraktikkan demokrasi dengan kualitas yang jauh lebih baik.

“Transisi demokrasi kita saya kira sudah menjadi bagian dari pencapaian penting sejarah bangsa dan diakui juga oleh dunia,” tutur Nezar Patria.

Hal lain yang tak kalah penting adalah kolaborasi berbagai pihak untuk menciptakan ruang digital yang aman, produktif, sekaligus inklusif.

“Ruang digital merupakan ruang kita bersama, penting sekali untuk melakukan pemberdayaan terhadap berbagai kelompok khususnya kelompok marjinal dan rentan, termasuk anak-anak,” ujar Nezar. #PEMILUDAMAI2024

(ory)



Sumber: www.cnnindonesia.com