Pembangunan IKN Dapat Restu 13 Badan PBB

Kepala Otorita IKN Bambang Susantono mengungkap restu pembangunan Nusantara dari lembaga-lembaga di bawah PBB.

Jakarta, CNN Indonesia

Kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Bambang Susantono menyebutkan pembangunan Nusantara, ibu kota baru yang akan menggantikan Jakarta, kini telah didukung oleh berbagai institusi internasional.

Bambang mengungkap 13 badan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) hingga World Wide Fund for Nature (WWF) telah menjalin kerja sama dengan pihak IKN.

Pemaparan ini disampaikan oleh Bambang dalam acara Digital Creative Leadership Forum yang diselenggarakan oleh CNN Indonesia pada Kamis (9/11), di Kempinski Grand Ballroom, Jakarta Pusat.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“IKN didukung oleh banyak lembaga internasional. Ada 13 badan PBB seperti UNDP (United Nations Development Programme), UNEP (United Nations Environment Programme), UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization), dan seterusnya,” ujar Bambang Susantono.

Menurutnya, beberapa institusi internasional yang dinaungi oleh PBB itu melihat IKN sebagai “laboratorium hidup.”

“Diharapkan dapat menghadirkan pengetahuan baru yang diperlukan dunia – tidak hanya Indonesia – dalam menghadapi tantangan global,” ujarnya.

Bambang juga mengungkap pembangunan IKN sebagai tekad dari Indonesia untuk mendukung tiga kampanye global yang penting.

Tiga kampanye tersebut di antaranya adalah menunjang pelestarian kekayaan alam di wilayah IKN, implementasi Sustainable Development Goals (SDG), hingga fokus kepada solusi untuk perubahan iklim.

Bambang mengaku, pihak WWF telah mendekat dengan IKN untuk berpartisipasi dalam tiga agenda penting tersebut.

“Kami sangat dikritik untuk deforestasi. Nah, di IKN ini, kami justru reforestasi, penanaman kembali,” ungkap Bambang, saaat memaparkan prioritas proyek IKN saat ini.

“Kami bertekad untuk memperkaya kembali keanekaragaman hayati yakni flora dan fauna di IKN,” imbuhnya.

“Untuk itu kami bekerja sama dengan banyak institusi. Salah satunya adalah WWF, yang dulu banyak mengkritik kami,” jelas Bambang.

Sebelumnya, Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) dan UNDP menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk bekerjasama membangun kota berkelanjutan di IKN, Maret.

MoU ini disebut jadi landasan untuk merealisasikan prinsip-prinsip utama pembangunan IKN, yakni membangun sesuai dengan alam, mencerminkan persatuan dalam keberagaman, terhubung, aktif, dan dapat diakses.

[Gambas:Video CNN]

(far/arh)



Sumber: www.cnnindonesia.com