Otorita Jawab Kekhawatiran Daerah Sekitar IKN Jadi Sumber Polusi

Otorita IKN buka suara terkait kekhawatiran daerah yang berada di sekitar Ibu Kota Nusantra akan menjadi sumber polusi.
Jakarta, CNN Indonesia

Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) buka suara terkait kekhawatiran daerah yang berada di sekitar IKN akan menjadi sumber polusi, padahal IKN sendiri mengusung konsep kota hijau yang ramah lingkungan.

“Jadi kita memang enggak bisa lihat ini hanya IKN. Karena itu dengan konsep tiga kota, itu kan ada kerja sama antara IKN dengan daerah-daerah mitra. Pelan-pelan ini juga akan kita sampaikan dengan daerah-daerah lain supaya lebih in line. Supaya pembangunannya di area itu, IKN dan Kalimantan Timur at least, itu menjadi lebih hijau,” ujar Myrna Asnawati Safitri Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam di kantor OIKN di Jakarta, Jumat (24/11).

Otorita IKN memiliki sederet strategi untuk membuat IKN menjadi kota yang hijau dengan keluaran emisi rendah, salah satunya pada sektor Industrial Processes and Product Use (IPPU).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam sektor tersebut, IKN mengusung desain bangunan dan material hijau.

Material bangunan seperti semen menghasilkan emisi yang sangat besar dalam proses produksinya, yakni menyumbang 0,6 ton CO2 untuk setiap semen yang diproduksi, mengutip International Energy Agency (IEA).

Dilansir laman Indonesia.go.id, pada September 2023, Juru Bicara Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Febri Hendri Antoni Arif menyebut IKN memberikan kontribusi terhadap penjualan semen secara nasional sekitar 800.000 hingga 1 juta ton per tahun.

Selain proses produksi, proses pengiriman material bangunan ke IKN tentu menyumbang emisi dari moda transportasi yang digunakan.

Masalah tersebut mungkin bisa dijawab lewat kehadiran kawasan industri di sekitar IKN. Dengan demikian, ada pengurangan emisi dari transportasi dengan mengeliminasi jarak.

Sayangnya, hal ini tentu akan kontradiktif dengan semangat hijau yang dipegang oleh IKN dalam pengembangan kotanya.

Menurut Myrna, hal-hal semacam itu berada di luar jangkauan pihaknya. Namun, ia menyebut IKN akan berupaya menjadi contoh agar wilayah-wilayah di sekitar bisa turut mengusung konsep pembangunan hijau.

Myrna juga menyebut potensi penggunaan material alternatif untuk pembangunan IKN agar ambisi kota hijau yang didambakan pihaknya bisa terwujud.

“Apa itu material-material yang lebih ramah lingkungan? Kolega saya di departemen yang lain sedang membuat konsepnya. Kita juga dengar ada semen yang lebih ramah lingkungan. Atau mungkin pengganti semen. Itu juga sangat open untuk bisa digunakan.” katanya.




IKN Nusantara Dikepung 3 Provinsi Rawan Karhutla (Foto: Basith Subastian/CNNIndonesia)

(lom/dmi)

[Gambas:Video CNN]



Sumber: www.cnnindonesia.com