‘Ndasmu Etik’ Bisa Berdampak Negatif Buat Prabowo

Studi mengungkap ujaran kebencian naik tajam dalam waktu singkat sejak Elon Musk mengambil alih Twitter.


Jakarta, CNN Indonesia

Lembaga analisis media sosial Drone Emprit mengungkap pernyataan calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto soal “ndasmu etik” mendapat sentimen negatif dari warganet, khususnya di kalangan pengguna X (sebelumnya Twitter).

Ismail Fahmi, pendiri Drone Emprit, mengatakan kata kunci ‘ndasmu‘ bahkan sempat menjadi trending topic di X pada Sabtu (16/12) sampai Minggu (17/12).

Ismail mengatakan analisis ini menggunakan metodologi mencari kata kuci ‘ndasmu‘ dengan menyaring kata-kata yang berkaitan dengan unsur pornografi, karena banyak akun porno yang menjadikan kata ini sebagai keyword. Analsis dilakukan pada 16 Desember 2023.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Sentimen atas ucapan ini dominan negatif yaitu sebesar 62 persen. Sentimen positif sebesar 28 persen didapat dari klarifikasi bahwa ucapan tersebut adalah candaan,” kata Ismail dalam cuitannya, dikutip Senin (18/12).

Ismail mengaku menggunakan fitur MK ChatGPT untuk melakukan analisis 200 cuitan yang paling banyak di-retweet oleh pengguna.

Analisis Drone Emprit mengungkap reaksi dan tanggapan warganet terhadap pernyataan ‘ndasmu etik‘ cukup beragam, tapi secara umum berdampak negatif ke Prabowo.

Ismail menjelaskan bahwa secara umum, “ucapan ‘ndasmu etik‘ yang dilontarkan oleh Prabowo dapat berdampak negatif terhadap dirinya.”

Menurut dia ada beberapa alasan mengapa ucapan tersebut dapat berdampak negatif.

Pertama, ucapan tersebut kontroversial karena dianggap kasar dan tidak sopan oleh sebagian orang. Hal ini dapat mencerminkan kurangnya etika dan sikap yang tidak pantas dari seorang calon pemimpin.

Kedua, ucapan tersebut tersebut dapat merusak citra dan reputasi Prabowo di mata masyarakat. Hal ini dapat mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap kepribadiannya dan kemampuannya sebagai seorang pemimpin.

Ketiga, ucapan tersebut dapat memicu kritik dan penilaian negatif terhadap Prabowo, terutama dari pihak yang tidak setuju dengan gaya bicaranya yang kasar. Hal ini dapat mengurangi dukungan dan kepercayaan masyarakat terhadapnya.

Keempat, ucapan ‘ndasmu‘ yang pernah dilontarkan oleh Prabowo kepada Jokowi sebelumnya juga dapat memperburuk dampak negatifnya. Hal ini dapat menunjukkan konsistensi perilaku yang tidak diinginkan dan meningkatkan kritik terhadap Prabowo.

Sebelumnya, potongan video berisi pernyataan Prabowo dalam Rakornas Gerindra di Jakarta pada Jumat (15/12) viral di media sosial. Dalam video yang beredar, Prabowo diduga mengungkit kembali pertanyaan Anies Baswedan dalam debat Pilpres 2024.

“Bagaimana perasaan Mas Prabowo soal etik? Etik, etik, ndasmu etik,” kata Prabowo memparodikan pertanyaan yang diajukan kepada dirinya.

Jubir Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak menyatakan tak ada unsur serius dalam pernyataan Prabowo itu. Semua hanya candaan.

Dia menegaskan hubungan antara Prabowo dengan para pesaingnya, baik itu Anies dan Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 tetap baik selama ini.

“Pak Prabowo senang bercanda, itu becandaan Pak Prabowo ke kader-kader Gerindra, seribu persen bercanda. Pak Prabowo hubungannya dengan Pak Ganjar baik, dengan Pak Anies baik. Bercanda ke sesama sahabat,” ucap Dahnil mengutip detik.com, Sabtu (16/12).

Prabowo juga sudah buka suara soal potongan videonya yang muncul di media sosial ketika berpidato di acara Rakornas pekan kemarin.

Ia menyebut ucapan itu dilontarkan di kalangan internal Partai Gerindra. Namun, Prabowo menganggap lumrah jika pernyataan itu menjadi ramai. Menurutnya, orang Indonesia kerap membesar-besarkan.

“Itu kan di dalam di antara keluarga ya kan, tapi biasa orang Indonesia kan cari-cari mau dibesar-besarkan itu di antara keluarga kita bicara,” kata Prabowo di Blitar, Jawa Timur, Minggu (17/12).

Prabowo pun meminta agar pernyataan itu tak dibesar-besarkan seraya menekankan omongan itu merupakan hal yang biasa-biasa saja.

“Dan itu kan bicara orang Banyumas biasalah bicara-bicara seperti itu, enggak usah dibesar-besarkan,” ucap dia.

(tim/dmi)



Sumber: www.cnnindonesia.com