Miota Bongkar Hasil ‘Perkawinan’ AI dan IoT, Cek Tantangannya

Setelah artificial intelligence (AI) yang bisa dianggap sebagai satu hal yang baru, kini muncul lagi Artificial Intelligence of Things (AIoT).

Jakarta, CNN Indonesia

Perkembangan zaman membuat inovasi teknologi berkembang begitu pesat. Setelah kecerdasan buatan atau artificial intellegence (AI) yang bisa dianggap sebagai satu hal yang baru, kini muncul lagi Artificial Intelligence of Things (AIoT).

Morshe Panjaitan, Founder and CEO PT Miota Internasional Teknologi, mengatakan pihaknya menyadari bahwa saat perkembangan teknologi tak sekadar AI, namun sudah berubah menjadi AIoT.

AIoT adalah kombinasi dari AI dan Internet of Things (IoT). Dalam suatu rangkaian sistem, berbagai perangkat IoT saling terhubung dan dalam rangkaian itu, AI menjadi pusat pengendali sistem tersebut.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Jadi sekarang bukan hanya AI doang sekarang sudah AIoT, yang menjadi challenge adalah memahami tools-tools yang available.” ucap Moshe dalam acara Digital Creative Leadership Forum yang diselenggarakan CNN Indonesia di Grand Ballroom Kempinski, Jakarta Pusat, Kamis (9/11).

Menurut dia hal ini layaknya mencari obat yang cocok untuk menyembuhkan penyakit. Menurutnya jika ingin membangun sebuah smart city seluruh pihak harus melihat betul-betul akan kebutuhan dari kota tersebut.

“Sebenarnya yang menjadi challenge adalah bagaimana kita bisa meutilisasikan tools-tools yang available dan memahaminya untuk bisa nge-solving masalah-masalah yang kita miliki. Katakanlah ke arah smart city, kita harus bisa melihat kondisi city kita sekarang yang belum terlalu smart.” tambahnya.

Pembangunan smart city ini memerlukan tools-tools apa saja tentu itu perlu adanya konsultasi dan solusi untuk mencari jalan keluar dari sebuah permasalahan dalam pembangunan smart city terutama di IKN nantinya.

Setelah dari pembuatan solusi itu, Miota akan melakukan implementasi daripada konsep yang akan memecahkan sebuah masalah. Moshe mengatakan juga bahwa implementasi itu tidaklah mudah dan itu menjadi sebuah tantangan tersendiri.

Ia mengatakan bahwa internet adalah komponen penting bagi digtal transformasi, khususnya untuk IKN yang ditargetkan menjadi smart city.

“Jadi sangat benar peran IoT ini sangat besar dalam pengembangan digital transformasi especially ke arah smart city karena IoT ini adalah Internet of Thing,” jelas Moshe.

“Things yang disambungkan ke internet artinya hal di dunia nyata ini perlu kita bisa nge-track dan kita mendatakan dan hal-hal ini yang bisa kita utilisasikan ke arah smart city, smart energy, dan smart agriculture,” lanjut dia.

(rfi/dmi)

[Gambas:Video CNN]



Sumber: www.cnnindonesia.com