Menkominfo Targetkan BTS Desa Buwun Mas Berfungsi Sebelum 17 Agustus

selain meningkakan akses internet kepada masyarakat, infrastruktur BTS diharapkan dapat meningkatkan sektor pelayanan publik. Seperti pendidikan dan kesehatan.

Jakarta, CNN Indonesia

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi menargetkan, pembangunan Base Trensceiver Station (BTS) 4G di Desa Buwun Mas, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat berfungsi sebelum 17 Agustus nanti.

Sebab, selain meningkakan akses internet kepada masyarakat, infrastruktur BTS ini, kata Budi Arie, juga diharapkan dapat meningkatkan sektor pelayanan publik. Seperti pendidikan dan kesehatan.

“Pembangunan BTS tentu memiliki tujuan utama untuk meningkatkan akses internet di fasilitas publik di seluruh Indonesia,” kata Budi Arie saat melakukan peninjauan pembangunan BTS di NTB dikutip Kamis (27/7).

Pembangunan BTS ini, lanjut Budi Arie, merupakan langkah nyata dan keseriusan pemerintah dalam dalam melakukan pemerataan pembangunan infrastruktur digital. Termsuk di desa.

“Ke depan, akses internet di Indonesia akan makin cepat dan terjangkau, terutama bagi daerah-daerah yang sebelumnya mengalami kesulitan dalam mendapatkan layanan internet,” ujar Budi Arie.

Budi Arie menyatakan, masyarakat yang tinggal di daerah tertinggal, terluar dan terdepan (3T) juga berhak mendapatkan layanan yang sama seperti masyarakat di perkotaan. Sehingga, mereka juga bisa merasakan kemudahan seperti di kota.

“Jadi, semua BTS, semua akses digitalisasi, harus diwujudkan ke seluruh masyarakat Indonesia tanpa terkecuali. Jadi, saya sudah bilang kepada Pak Presiden kalau di kota sudah tidak ada lagi persoalan sinyal, yang perlu menjadi perhatian itu ada di desa-desa,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini Budi Arie mengatakan, akses internet yang baik akan sangat membantu sektor pendidikan. Di mana anak didik tidak akan tertinggal informasi. Sebab, digitalisasi membuka semua peluang, cakrawala, orang bisa dari manapun bisa cepat mengakses informasi.

“BTS ini bisa memancarkan sinyal sejauh 5 Km. Mudah-mudahan bisa dipakai buat komunikasi. Pada waktunya, kita tingkatkan lagi kapasitasnya sehingga bisa dipakai untuk melayani kebutuhan pendidikan, kesehatan dan lain-lain,” ujar Budi Arie.

Sementara dalam bidang kesehatan seperti yang disampaikan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, saat ini ada 1.200 Puskesmas yang belum memiliki akses internet. Untuk itulah pihaknya melakukan peninjauan pembangunan BTS agar segera diselesaikan.

“Saya juga baru dapat daftar dari Menteri Kesehatan, ternyata ada 1.200 Puskesmas yang belum punya akses internet, saya rasa salah satunya ada juga di NTB,” tuturnya.

Mengingat pentingnya akses internet, Budi Arie menegaskan tidak ingin ada proyek pembangunan BTS 4G terbengkalai. Penyelesaian BTS 4G harus dilakukan dengan cepat.

“Memang towernya sudah berdiri dan siap berfungsi, tinggal kita rapikan beberapa hal. Terutama perjanjian-perjanjian dengan operator seluler. Dan kita sudah berjanji sebelum 17 Agustus nanti bisa digunakan untuk melayani masyarakat,” tandasnya.

Adapun Menkominfo Budi Arie tiba di lokasi sekira pukul 17.00 WITA disambut oleh Gubernur NTB Zulkieflimansyah, jajaran Forkomipda Provinsi NTB dan masyarakat setempat.

Dalam kunjungan ini, Budi Arie sempat berbincang dengan pegiat wisata, tenaga pendidik serta warga lokal mengenai penggunaan internet untuk kegiatan produktif masyarakat.

Dalam kunjungan ke NTB, Menkominfo Budi Arie Setiadi didampingi Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika, Ismail, serta Pelaksana Tugas Direktur Utama BAKTI Kominfo, Arief Tri Hardiyanto.

(inh)





Sumber: www.cnnindonesia.com