Megawati Beberkan 3 Misi Utama Kebun Raya Mangrove Surabaya

Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri memaparkan tiga jenis pemanfaatan Kebun Raya Mangrove di Surabaya.

Surabaya, CNN Indonesia

Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Megawati Soekarnoputri mengungkapkan tiga jenis pemanfaatan Kebun Raya Mangrove, di Gunung Anyar, Kota Surabaya, Jatim.

Hal itu dikatakannya saat meresmikan kebun raya tersebut, di Surabaya, Rabu (26/7), yang bertepatan dengan Hari Mangrove Sedunia.

Menurutnya, keberadaan Kebun Raya Mangrove di Surabaya ini harus dimanfaatkan dengan benar, sehingga bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Jadi untuk melindungi tanaman atau tumbuhan, kemudian untuk penelitian, dan dimanfaatkan sebagai bagian wisata,” kata Megawati saat memberikan sambutan.

Presiden kelima RI itu mulanya tiba di Kebun Raya Mangrove Gunung Anyar Surabaya pada pukul 10.00 WIB. Setelahnya, dia langsung melakukan pemantauan pada kawasan tersebut.

Saat meninjau, Mega didampingi Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Gubernur Jawa Khofifah Indar Parawansa, dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia I Gusti Ayu Bintang Darmawati dengan menumpangi kendaraan listrik golf buggy car.

Megawati berharap Kebun Raya Mangrove tersebut bisa mewadahi kebutuhan para pelajar untuk mengenal lingkungan.

“Saya sudah bicara dengan Menteri Pendidikan seharusnya diajarkan sejak pendidikan anak usia dini (PAUD),” ujarnya.

Cerita berdarah

Di tempat yang sama, Kepala BRIN Laksana Tri Handoko mengungkap ada 57 jenis mangrove di Kebun Raya Mangrove Surabaya. Namun, baru ada 17 jenis yang teregistrasi sebagai koleksi.

“Jadi kami masih ada pekerjaan rumah dan siap untuk melakukan pembinaan serta mendampingi pemerintah kota terkait kebun raya mangrove ini,” ujarnya, dikutip dari Antara.

Handoko mengatakan penetapan hutan mangrove sebagai kebun raya memiliki cerita yang panjang. Hal tersebut bermula di tahun 2017 ketika Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat itu mengirimkan surat kepada BRIN terkait hutan bakau.

Kemudian BRIN melakukan penetapan soal lokasi tersebut pada tahun 2018.

“Ada surat penetapan lokasi kemudian berlanjut setelah pandemi, yakni sekarang dan akhirnya kami bisa mengeluarkan penetapan,” ucap dia

Senada, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan peresmian Kebun Raya Mangrove Gunung Anyar Surabaya tak bisa dilepaskan dari perjuangan pendahulunya, yakni Tri Rismaharini alias Risma, yang kini menjabat sebagai Menteri Sosial.

“Bu Risma ‘berdarah-darah’ mempertahankan tempat ini sehingga bisa menjadi konservasi dan berkembang sampai saat ini,” kata dia.

Selain itu, Eri juga menyatakan siap mengoperasionalkan mangrove sesuai dengan fungsi dari kebun raya.

“Sesuai arahan Bu Megawati, kami menjalankan mangrove ini untuk edukasi, pariwisata, dan fungsi lainnya. Sehingga bisa menggerakkan anak-anak muda, sebab mereka harus mengenal dan cinta dengan lingkungannya,” tuturnya.

Asal pekerja

Eri, yang juga kader PDIP itu, menyatakan seluruh pekerja di Kebun Raya Mangrove, Gunung Anyar, Kota Pahlawan, Jawa Timur, berasal dari kalangan keluarga miskin.

“Ini bagian dari upaya Pemerintah Kota Surabaya untuk mengentaskan kemiskinan di Kota Pahlawan,” kata dia.

Menurut dia, dengan bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), banyak lahan Pemkot Surabaya bisa digerakkan untuk pangan. Tujuan akhirnya mengurangi kemiskinan warga Kota Surabaya.

“Bu Mega selalu ajarkan dan ingatkan kami, apalah hadirnya kami sebagai pemimpin dan aparatur sipil negara (ASN) kalau kami tidak pernah turun dan memberikan kebahagiaan kepada warga yang kita pimpin ini,” ucap Cak Eri, panggilan akrabnya.

[Gambas:Video CNN]

(frd/arh)





Sumber: www.cnnindonesia.com