Langgar Paten, Apple Watch Series 9 dan Ultra 2 Ditarik dari Pasar AS

Jam tangan pintar terbaru Apple, Apple Watch Series 9, dirilis dengan fitur unik yang belum ada sebelumnya.


Jakarta, CNN Indonesia

Apple mengumumkan penarikan smartwatch Apple Series 9 dan Ultra 2 dari pasar Amerika Serikat (AS) karena masalah paten, dengan penarikan dimulai pada 24 Desember 2023.

Apple mengambil langkah ini setelah Komisi Perdagangan Internasional AS (ITC) pada Oktober lalu mengumumkan larangan impor dua jenis smartwatch itu karena melanggar paten teknologi oksimetri denyut nadi yang dibuat oleh Masimo.

Seharusnya larangan impor berlaku mulai 26 Desember.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan larangan tersebut, Apple tidak bisa lagi mengimpor dan menjual Watch Series 9 dan Ultra 2 di AS untuk saat ini, seperti dikutip dari The Verge.

Sebelumnya, pada awal 2023, ITC telah memutuskan Apple telah melanggar dua paten dari pembuat perangkat medis Masimo. 

Awal mula masalah

Cerita antara Apple dan Masimo ini dimulai sekitar 10 tahun lalu, ketika Apple menghubungi Masimo untuk menggali potensi kemitraan seputar fitur oksigen darah pada perangkat wearables.

Setelah itu, Apple dilaporkan merekrut beberapa insinyur Masimo dan kepala petugas medisnya.

Kemudian pada musim gugur 2020, Apple merilis Apple Watch Series 6. Produk ini merupakan Apple Watch pertama yang dilengkapi sensor SpO2 untuk mengukur tingkat saturasi oksigen dalam darah.

Pada tahun yang sama, Masimo mengajukan gugatan ke Pengadilan Distrik AS di Distrik Pusat California dan menuduh Apple mencuri rahasia dagang dan melanggar 10 patennya.

Kasus itu berlangsung cukup berlarut-larut, sehingga Masimo mengajukan kasus terpisah ke ITC pada 2021.

Kemudian pada tahun lalu, Apple menggugat balik Masimo, mengklaim Masimo membuat tiruan Apple Watch dengan Masimo W1 Medical Watch.

Sayangnya, Apple kalah dalam perseteruan ini dan ITC memutuskan Apple Watch melanggar paten Masimo.

ITC kemudian mengeluarkan larangan impor pada Oktober, serta perintah untuk menghentikan penjualan produk yang melanggar paten Masimo yang telah diimpor.

Saat ini kasus tersebut sedang mendekati akhir periode peninjauan presiden selama 60 hari.

Dalam periode tersebut, Presiden Joe Biden atau Perwakilan Dagang AS (USTR) memiliki kesempatan untuk memveto larangan. Namun, jika tidak ada veto pada saat periode peninjauan berakhir, larangan akan resmi berlaku.

(lmy/vws)

[Gambas:Video CNN]



Sumber: www.cnnindonesia.com