Kominfo Waspadai Judi Online Nyamar Konten Pemilu

China bisa memenjarakan warganya meski cuma ngelike postingan yang dianggap berbahaya oleh rezim Presiden Xi Jin Ping.

Jakarta, CNN Indonesia

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) meminta semua platform digital untuk secara aktif mengawasi promosi judi online (judol) yang menyamar dalam berbagai bentuk, termasuk konten Pemilu 2024.

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (Dirjen IKP) Kominfo Usman Kansong bahkan mengatakan jika platform sudah menemukan konten semacam itu harus segera take down atau blokir tanpa menunggu permintaan Kominfo.

“Jadi kita lihat, kalau dalam kesempatan pertama dia (platform media sosial) menemukan adanya, kayak tadi, judi online dengan menggunakan pemilu itu, ya segera di-takedown tanpa menunggu permintaan Kominfo,” kata dia, di Jakarta, Kamis (23/11).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jika konten semacam itu berada di media sosial dalam waktu lama, ia khawatir banyak masyarakat yang mengkonsumsinya dan bahkan ikut terlibat.

“Kan orang banyak yang enggak tahu, itu dikiranya polling padahal taruhan. Ini luar biasa saya kira antisipasi yang harus kita lakukan. Orang memanfaatkan hal-hal seperti itu,” tuturnya.

Saat ini, kata Usman, pengawasan konten sudah tak lagi bicara sensor dan terkadang konten negatif baru diketahui ketika ada laporan.

“Makanya bagaimana kita mengajak platform untuk ikut memantau. Begitu tahu itu judi, harus langsung di-takedown. Jangan sampai beredar terlalu lama,” ujarnya.

Sebelumnya, salah satu akun Instagram sempat mengunggah terkait konten taruhan Pilpres antara tiga capres. Tampak wajah Anies Baswedan, Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo dalam unggahan tersebut.

Pengunggah juga mencantumkan link pendaftaran untuk voting dengan sejumlah skor.

Dikutip dari detikcom, unggahan tersebut tak lagi terlihat sejak Rabu (22/11) malam dan akun yang mengunggah sudah ditangguhkan.

Pada Rabu (23/11), Menkominfo Budi Arie Setiadi menyebut unggahan tersebut sudah di-take down oleh pihaknya.

“Sudah, sudah di-take down sama kita,” kata Budi Arie kepada wartawan di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (22/11).

[Gambas:Video CNN]

(lom/arh)



Sumber: www.cnnindonesia.com