John Kerry Segera Mundur dari Utusan Khusus Iklim AS

Pengunduran diri Kerry disebut-sebut untuk membantu pemenangan Joe Biden dalam Pemilu AS 2024.


Jakarta, CNN Indonesia

John Kerry dikabarkan segera mengundurkan diri dari jabatannya sebagai utusan iklim Amerika Serikat. Pengunduran dirinya disebut-sebut untuk membantu pemenangan Joe Biden dalam Pemilu 2024.

Kerry akan meninggalkan posisinya setelah tiga tahun memimpin diplomasi iklim AS di bawah pemerintahan Biden. Sumber yang dekat dengan Kerry mengatakan bahwa ia masih akan menghadiri Forum Ekonomi Dunia yang digelar 15-19 Januari dan diperkirakan akan menghadiri Konferensi Keamanan Munich pada bulan Februari.

Mantan Menteri Luar Negeri AS dan calon presiden dari Partai Demokrat ini telah memimpin negosiasi AS dalam tiga pertemuan iklim internasional, yang terakhir diadakan di Dubai.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kerry secara khusus memprioritaskan untuk memulai kembali perundingan iklim internasional antara AS dan Cina, dan merupakan kunci dalam menegosiasikan perjanjian Sunnylands pada bulan November, sebuah perjanjian iklim yang luas antara kedua negara sebelum COP28.

Axios pertama kali melaporkan bahwa Kerry mengundurkan diri dan berniat untuk bergabung dengan kampanye Biden. Namun, sampai saat ini belum ada pernyataan resmi dari tim kampanye Biden dan Gedung Putih untuk mengomentari kabar ini, mengutip CNN.

Sebelum bergabung dengan pemerintahan Biden, Kerry telah lama bekerja dalam isu-isu iklim. Sebagai menteri luar negeri, ia memainkan peran kunci dalam menegosiasikan perjanjian Paris, yang diadopsi oleh hampir 200 negara pada tahun 2015 dan bertujuan untuk mengatasi dampak negatif perubahan iklim.

Dan pada tahun 2019, Kerry turut mendirikan inisiatif bipartisan yang terdiri dari para pemimpin dunia dan selebriti untuk memerangi krisis iklim yang disebut World War Zero.

Kerry juga menjabat bersama Joe Biden di Senat selama beberapa dekade. Ia pertama kali terpilih menjadi anggota Senat untuk mewakili Massachusetts pada tahun 1984 setelah menjabat sebagai wakil gubernur negara bagian tersebut di bawah kepemimpinan Gubernur Michael Dukakis.

Pada tahun 2004, Kerry memenangkan nominasi Partai Demokrat untuk menjadi calon presiden sebelum kalah dalam pemilihan umum dari Presiden George W. Bush yang sedang menjabat. Pada tahun 2009, ketika Biden menjadi wakil presiden, Kerry mengambil alih perannya sebagai ketua Komite Hubungan Luar Negeri Senat. Ia dinominasikan untuk menjabat sebagai menteri luar negeri oleh Barack Obama pada tahun 2012.

Kerry juga pernah bertugas di Angkatan Laut di Vietnam sebagai perwira kapal perang di Delta Mekong dan dianugerahi Silver Star, Bronze Star, dan tiga Purple Heart.

(tim/dmi)

[Gambas:Video CNN]



Sumber: www.cnnindonesia.com