Indosat Ungkap Perkembangan Investigasi Kebakaran Gedung Pemancar

Indosat Ooredo Hutchison (IOH) merilis layanan eSIM alias tanpa SIM Card fisik, menyusul Smartfren yang mengeluarkannya lebih dulu.


Jakarta, CNN Indonesia

Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) menyebut kebakaran di gedung pemancar Indosat Gombel, Semarang, Jawa Tengah, 1 Januari, yang menyebabkan gangguan jaringan masih diinvestigasi oleh pihak kepolisian.

“Saat ini masih kita serahkan ke pihak kepolisian, karena memang ini masih di ranah kepolisian yang bisa memitigasi dan bisa memutuskan ini karena apa,” ujar Steve Saerang, SVP Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo Hutchison, kepada wartawan di Jakarta, Selasa (9/1), ketika ditanya soal penyebab kebakaran.

“Tapi dari sisi kami, dari sisi Indosat fokus kepada solusinya apa. Sampai saat ini kami menyerahkan kepada pihak yang menginvestigasi,” imbuhnya.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, ruang baterai di tower pemancar kantor Indosat di Jalan Bukit Sari, Semarang, terbakar pada Senin (1/1) pukul 09.30 WIB.

Menurut Kapolsek Banyumanik Kompol Ali Santoso, keterangan saksi menyebut sumber kebakaran berada di ruang baterai.

“Kami cari sumber utama kebakaran dimana dari keterangan saksi dari ruang baterai dan memang terlihat ada beberapa baterai melepuh karena tadinya panas tinggi akibat mungkin overload penggunaan berlebih dari pengguna di malam tahun baru,” ujarnya.

Kebakaran ruang baterai tower ini pun sempat membuat sinyal Indosat di area Jawa Tengah hingga DI Yogyakarta hilang. Namun, tiga jam kemudian sinyal berangsur pulih.

Indosat bersama mitra penyedia layanan, Huawei, berhasil memulihkan layanan sepenuhnya di wilayah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta dalam waktu 24 jam pasca insiden kebakaran tersebut.

“Saya mengapresiasi langkah cepat, kolaborasi aktif, dan dedikasi dari setiap personil Indosat Ooredoo Hutchison dan juga Huawei dalam penanganan kendala ini. Pemulihan jaringan dan mengembalikan kualitas layanan adalah prioritas utama kami pasca terjadinya insiden,” ujar Vikram Sinha, President Director and Chief Executive Officer IOH dalam keterangan pada Senin (8/1).

“Indosat bersama mitra-mitranya juga secara proaktif mengambil langkah-langkah korektif untuk mengantisipasi kejadian serupa di kemudian hari.”

[Gambas:Video CNN]

(arh)



Sumber: www.cnnindonesia.com