Fitur Baru WhatsApp Komunitas Bisa Tampung 5.000 Anggota

WhatsApp meluncurkan fitur baru bernama Komunitas. Apa keistimewaannya?

Jakarta, CNN Indonesia

WhatsApp merilis fitur anyar Komunitas yang bisa menampung hingga 5.000 anggota. Apa lagi keistimewaannya?

Manager Kebijakan Publik WhatsApp Indonesia Esther Samboh mengatakan fitur Komunitas di WhatsApp itu merupakan wadah bagi para pengguna grup agar saling terhubung di satu saluran komunitas.

“Akhirnya WhatsApp meluncurkan Komunitas di WhatsApp, yang akan tersedia di seluruh dunia, termasuk di Indonesia,” ujar dia kepada wartawan, Kamis (4/11).

Ia menjelaskan fitur ini tak ubahnya seperti kumpulan grup di WhatsApp. Namun, grup tersebut bisa terhubung dan disematkan dalam satu platform Komunitas.

Misalnya, dalam satu sekolah memiliki beberapa grup kelas. Grup kelas itu bisa dihubungkan dalam satu fitur komunitas.

“Misalnya kalau masuk ke sekolah ada istilahnya mading atau papan pengumuman. Kalau di fitur ini admin dengan mudah bisa memberikan pengumuman,” ujar dia.

Dengan demikian, fitur ini bisa digunakan sebagai wadah pengumuman atau penyebaran informasi satu pintu dari kelompok atau komunitas tertentu.

Namun, yang bisa memberikan pengumuman di saluran Komunitas itu hanyalah admin. Isinya bisa dalam bentuk pesan, file foto, video maupun dokumen dengan kapasitas maksimal 2GB sekali kirim.

Admin juga diberikan kuasa untuk menghapus pesan yang dinilai keliru di saluran komunitas. Ada pula fitur panggilan video yang bisa diakses hingga 32 orang dan polling di dalam chat.

Cara Buat Komunitas di WhatsApp

Lebih lanjut, Ester menjelaskan bagaimana cara membuat Komunitas di WhatsApp. Ia mengingatkan fitur ini diperuntukkan sebagai wadah para anggota grup, sehingga individu tidak bisa mengakses Komunitas ini.

– Klik ikon komunitas yang ada di WhatsApp

– Masukkan nama komunitas, deskripsi dan foto dan tekan lanjut

– Buat grup atau tambahkan grup yang sudah ada

– Grup pengumuman akan dibuat secara default.

Ester mengatakan apabila Komunitas tersebut diisi informasi yang tidak relevan bagi komunitas, maka admin grup bisa menghapus pesan hingga mengeluarkan pengguna dari komunitas.

Namun Ester tidak menjelaskan berapa kapasitas grup yang dapat terhubung dengan fitur Komunitas di WhatsApp itu.

Ia juga mengatakan pengguna tidak bisa mencari saluran Komunitas di kolom pencarian untuk tergabung dalam Komunitas. Pengguna perlu diundang oleh admin Komunitas, maupun masuk lewat tautan yang dibagikan oleh admin.

[Gambas:Video CNN]

(can/lth)



[Gambas:Video CNN]




Sumber: www.cnnindonesia.com