Emak-emak Sekitar IKN Nusantara Bersiap Ucap ‘Good Bye’ Gaptek

OIKN tak membiarkan masyarakat yang lama tinggal di sekitar IKN tak paham soal teknologi, terutama .

Jakarta, CNN Indonesia

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Bambang Susantono mengatakan tak akan melupakan masyarakat, termasuk kalangan emak-emak, yang telah lama tinggal di sekitar Kota Nusantara. Bagaimana bentuk perhatiannya?

Pelatihan ini bahkan akan diberikan kepada ibu-ibu yang tinggal di sekitar IKN, yakni daerah sekitar Kabupaten Penajam Paser Utara, agar mereka bisa lebih melek teknologi.

“Kita training mereka untuk bisa mandiri agar menjadi bagian yang tak terpisahkan dari pembangunan IKN,” kata Bambang dalam acara Digital Creative Leadership Forum yang diselenggarakan CNN Indonesia di Grand Ballroom Kempinski, Jakarta Pusat, Kamis (9/11).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kata Bambang, pihaknya akan berusaha melakukan berbagai cara agar masyarakat lama bisa hidup berdampingan dengan ibu kota yang berbasis smart city. Masyarakat di sekitar IKN, yang ditargetkan jadi Smart City, akan diberi pelatihan digital literacy dan financial literacy.

Selain itu, pihaknya secara khusus juga akan mengajarkan berbagai ilmu teknologi untuk para ibu-ibu sekitar IKN. Salah satunya pelatihan coding dan membuat website sendiri.

“Emak-emak melek digital lah. Ibu-ibu di sana diajarkan untuk bikin website sendiri untuk menawarkan program yang mereka buat sendiri,” katanya.

Bukan hanya transformasi digital, pihaknya juga ingin para ibu di sana memahami dan mempelajari soal energi baru terbarukan. Misalnya berkaitan dengan penggunaan panel surya secara sederhana dan mandiri.

“Lalu juga ada solar mom, agar ibu-ibu di sana bisa mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan panel surya, agar maintenance sederhana bisa dilakukan oleh ibu-ibu tersebut,” kata dia.

“Jadi ini beberapa hal yang kami lakukan untuk menunjang digital literacy di sana, kami juga akan lebih merapat ke pak menkominfo untuk memperkuat digital literacy ini,” kata dia.

[Gambas:Video CNN]

(tst/arh)



Sumber: www.cnnindonesia.com