Elon Musk Tawarkan Tarif Rp125 Ribu Buat Akun Ceklis Biru, Buat Apa?

Sejumlah gejala akuisisi Twitter mulai tampak, seperti pencairan dana US$13 miliar dari sejumlah bank dan saham kian mendekati harga awal.

Jakarta, CNN Indonesia

Elon Musk mengklaim rencana mengenakan tarif kepada akun Twitter berceklis biru adalah untuk membasmi akun bot dan troll. Itu diungkapkannya ketika membalas cuitan penulis Stephen King.

Dalam unggahannya, King mengeluh soal rencana pengenaan biaya sebesar US$20 atau Rp312 ribu (1USD= Rp15.628) agar tetap mendapat centang biru. Rencana pengenaan biaya itu diunggah Musk beberapa hari setelah ia selesai mengakuisisi Twitter.

Menanggapi hal itu, King pun protes. “$20 per bulan untuk tetap mendapat centang biru? Persetan. Mereka seharusnya membayar saya. Jika itu benar terjadi. Saya akan menghilang seperti Enron,” tulis King di akun Twitternya.

Unggahan itu pun dibalas Musk. Menurutnya, Twitter butuh pemasukan dan tak bisa bersandar hanya kepada iklan. “Kami harus membayar tagihan. Twitter tidak bisa semata-mata mengandalkan iklan. Bagaimana kalau $8 (sekitar Rp125 ribu)? tulisnya.

Musk menambahkan, dirinya akan menerangkan alasan ini lewat uraian yang lebih panjang. Ia juga mengatakan pengenaan biaya ini adalah upaya membasmi akun bot dan ejekan (troll).

“Saya akan menerangkan alasan logis dalam format yang lebih panjang sebelum ini diimplementasikan. Ini adalah satu-satunya cara mengalahkan bot dan troll,” tulis Musk.

Sementara itu dilansir Platformer, Twitter kabarnya akan membuat Twitter akan membuat Twitter Blue yang merupakan layanan berlangganan. Layanan berbayar ini menawarkan ‘akses eksklusif ke fitur premium’ secara berlangganan bulanan, termasuk fitur untuk mengedit tweet.

Fitur untuk mengedit tweet sendiri tersedia sejak awal bulan ini setelah Musk menggunakan polling Twitter pada April yang bertanya ke jutaan pengikutnya apakah mereka menginginkan tombol edit yang direspons ‘ya’ oleh 70 persen pengikut Musk.

Di sisi lain, Musk juga mengungkapkan rencananya untuk lebih mengatur soal iklan di Twitter. Ia ingin iklan yang muncul di Twitter bisa menarik bagi pengguna.

“Saya juga sangat percaya iklan ketika dilakukan dengan benar, bisa menyenangkan, menghibur, dan menginformasi Anda. Untuk bisa menjadi kenyataan, sangat penting untuk menunjukkan kepada pengguna Twitter, iklan yang serelevan mungkin dengan kebutuhan mereka,” tulis Musk.

“Secara fundamental, Twitter ingin menjadi platform beriklan yang paling dihormati di dunia yang memperkuat merek Anda dan menumbuhkan bisnis Anda,” tulisnya.

[Gambas:Video CNN]

(lth)






Sumber: www.cnnindonesia.com