Dirut BAKTI Kominfo Cerita Soal Keputusan Bangun Menara BTS 4G

Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kominfo Fadhilah Mathar menceritakan soal keputusan pemerintah membangun menara BTS 4G

Jakarta, CNN Indonesia

Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kominfo Fadhilah Mathar menceritakan soal keputusan pemerintah membangun menara BTS 4G.

Hal ini bermula dari keyakinan pemerintah untuk meningkatkan pemerataan ekonomi digital di seluruh Indonesia.

“Kami pernah menghadapi dilema ini tahun 2020. Waktu itu masih BTS-nya 2G. Kemudian kami berdiskusi bersama pemerintah kami meyakini bahwa untuk digital ekonomi harus internet. Fondasinya adalah internet” kata Fadhilah saat berbicara dalam Digital Creative Leadership Forum di Kempinski Grand Ballroom, Jakarta, Kamis (9/11).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena itu, di tahun 2020 pihaknya memutuskan untuk melakukan pembangunan BTS 4G dan sudah tidak lagi menggunakan teknologi 2G.

“Juga tidak lompat ke 3G, tapi kita langsung ke 4G agar user experience pengguna internet di desa-desa sama dengan yang di Jabodetabek walaupun memang itu tidak bisa langsung,” ujarnya.

Fadhilah pun memaparkan alasan mengapa daerah luar Jabodetabek, khususnya daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) belum bisa merasakan layanan jaringan 4G secara maksimal. Saat ini daerah 3T baru mendapatkan layanan 4G maksimal sebesar 10 mbps.

“Itu tidak atau belum merata. Kenapa? Karena teknologi yang kita gunakan dengan teknologi satelit tentu tidak bisa dibandingkan dengan teknologi fiber optic yang kita nikmati di Jakarta.”

(pua/pua)

[Gambas:Video CNN]



Sumber: www.cnnindonesia.com