Dirilis Bulan ini, Simak Imutnya 2 Bayi Gajah Sumatra Terbaru

RI mendapat setidaknya dua kelahiran bayi gajah bulan ini. Yang satu di Way Kambas, Lampung, yang lainnya di Bali.


Denpasar, CNN Indonesia

Dua bayi gajah terpantau lahir dan dirilis ke publik dari dua lokasi terpisah dalam dua bulan terakhir, yakni di Lampung dan Bali. Kabar gembira buat pelestarian satwa!

Berdasarkan daftar spesies terancam punah versi International Union for Conservation of Nature (IUCN), gajah Sumatra berstatus critically endangered atau spesies yang terancam punah.

Yang terbaru adalah kelahiran Kama, bayi Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus), di Kebun binatang Bali Zoo, Kabupaten Gianyar, Bali.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT




Kama lahir dari perkawinan alami di Bali Zoo, Bali. (dok. istimewa).

Emma Chandra, Head of Public Relations Bali Zoo, mengatakan seekor bayi gajah Sumatera lahir di Bali Zoo pada Jumat (24/11), melalui kelahiran normal.

Kama lahir dengan berat badan lebih dari 80 kg dari induk gajah betina bernama Nurhayati (45) dan gajah jantan bernama Budi (35) melalui perkawinan secara alami.

“Kelahiran anak gajah Sumatera ini merupakan kabar gembira, sekaligus menjadi bukti keberhasilan Bali Zoo sebagai lembaga konservasi yang terus berupaya dalam pelestarian gajah Sumatera,” kata Emma, Jumat (22/12).

“Hingga saat ini ada 15 ekor gajah [di Bali Zoo] termasuk 4 jantan dan 11 betina,” lanjutnya.

Ia menerangkan perjodohan Nurhayati dan Budi sudah dilakukan sejak awal 2021 dan proses kehamilan berjalan 22 bulan. Sampai saat ini induk gajah dan bayi gajah dalam kondisi sehat dan masih dalam pengawasan tim dokter di Bali Zoo.

“Bayi gajah dapat menyusu dengan baik dan untuk induk gajah diberikan multivitamin dan penambahan porsi pakan yang mengandung protein tinggi seperti kacang kedelai dan beragam variasi buah-buahan untuk memulihkan kondisi tubuh Nurhayati dan menambah kualitas susu,” urai dia.

Menurut Emma, Kama menjadi kelahiran kedua bayi gajah di kebun binatangnya dalam dua tahun terakhir.

“Pada 17 Maret 2022 sudah ada kelahiran bayi gajah jantan lain di Bali Zoo dengan indukan jantan Budi dengan gajah betina Terry. Sehingga kelahiran gajah [Kama] ini menandai kelahiran kedua dalam dua tahun terakhir,” ujarnya.

Way Kambas

Dari Taman Nasional Way Kambas, Lampung, seekor bayi gajah Sumatra betina lahir beberapa hari kemudian di Camp Elephant Response Unit (ERU)/Komunitas untuk Hutan Sumatera (KHS) Margahayu SPTN Wilayah III Kuala Penet, Selasa (28/11) sekitar pukul 10.00 WIB.

“Kabar gembira ini harus menjadi penyemangat bagi kita semua bangsa Indonesia untuk terus melakukan upaya konservasi satwa dilindungi yang ada di negeri ini,” ujar Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, dikutip dari siaran persnya.

Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem KLHK Satyawan Pudyatmoko mengatakan anak gajah Sumatra itu lahir dari indukan bernama gajah Amel dan jantan Rendy.




bayi gajah di way kambas. dok klhkBayi gajah baru di Way Kambas. (dok KLHK)

Sang bayi lahir dengan panjang badan 98 cm, lingkar dada 100 cm, tinggi badan 78 cm, dengan berat badan 78 kg.

“Saat ini induk gajah dan anak sedang dalam pengawasan dan pemeriksaan mahout dan dokter hewan TN Way Kambas untuk memastikan kesehatannya normal dan stabil,” ujar Satyawan.

[Gambas:Video CNN]

(kdf/arh)



Sumber: www.cnnindonesia.com