Daftar Stasiun TV Masih Siaran Analog usai ASO, Ada Sanksi?

Viva Group buka suara terkait belum dimatikan siaran TV analog miliknya ketika sudah melewati batas akhir Analog Switch Off (ASO) pukul 24.00 WIB , Rabu (2/11).
Jakarta, CNN Indonesia

Suntik mati TV analog (Analog Switch Off/ASO) digelar di wilayah Jabodetabek pada Rabu (2/11) pukul 24.00 WIB. Namun, beberapa stasiun televisi dilaporkan masih menyiarkan tayangannya di saluran analog.

“Berdasarkan hasil monitoring di posko, ini dari 25 stasiun TV analog masih ada 5 stasiun yang on. 4 di antaranya dari MNC group, 1 dari ANTV,” ujar tim gabungan balai monitoring DKI Jakarta dan Tangerang melaporkan kepada Plt. Direktur Jendral Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kominfo Ismail di acara Countdown ASO Kamis (3/11) dini hari.

Hal serupa juga ditemukan oleh sejumlah warga yang tinggal di kawasan Jabodetabek, salah satunya Luthfie (31) yang tinggal di daerah Tangerang.


Salah satu stasiun masih siaran analog usai ASO. (Foto: Arsip Pribadi Naufal)

“Yang analog masih ada RCTI, Global sama ANTV. Terus kalau digitalnya RCTI belum ada,” ujarnya kepada CNNIndonesia.com, Kamis (3/11).

“Kualitas sinyal (TV digital) juga masih belum oke kayaknya,” tambahnya.

Senada, Naufal (23) yang tinggal di daerah Jakarta Timur menyebut TV di rumahnya masih dapat menikmati beberapa siaran TV analog, seperti iNews, MNC TV, RCTI, dan ANTV.

Meski demikian, siaran stasiun TV tersebut kurang begitu bagus, dan hanya ANTV yang bagus.


Suntik mati TV analog telah dilaksanakan di wilayah Jabodetabek pada Kamis (3/11) pukul 00.00 WIB. Namun, beberapa stasiun TV dilaporkan membandel dan masih menyiarkan tayangannya di saluran analog.Stasiun TV masih bersiaran analog. (Foto: Arsip Pribadi Naufal)

“MNC bisa tapi jelek banget. iNews sama RCTI ga terlalu jelek. Kalo ANTV bagus banget,” tuturnya.

Sementara itu, Sania (23) yang tinggal di kawasan Jakarta Selatan mengatakan hal berbeda. TV rumahnya sudah tidak bisa menangkap siaran analog.

CNNIndonesia.com sudah mencoba menghubungi pihak MNC Group dan ANTV untuk mengonfirmasi siaran analog yang masih diberikan oleh masing-masing stasiun TV ini. Namun, kedua pihak belum memberikan respons.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate, dalam acara Countdown ASO, semalam, meminta stasiun TV yang belum mematikan siaran analognya untuk segera melakukan hal tersebut demi industri televisi nasional dan masyarakat.

“Tidak semua yang di sebelah kanan mati, di sebelah kiri hidup. Di kanan analog, kiri digital. Yang di sebelah kanan ada yang belum mati saya berharap kerjasamanya,” ujar Plate di acara Countdown ASO di Kantor Kominfo, Jakarta Pusat.

“Saya minta kerjasamanya terhadap pejabat yang berwenang termasuk tim yang berwenang untuk berdiskusi dan pendekatan dan menyelesaikannya dengan baik, karena ini demi industri televisi nasional dan layanan masyarakat,” imbuhnya.

Migrasi siaran analog ke digital merupakan perintah UU Cipta Kerja untuk dilakukan paling lambat dua tahun sejak mulai berlakunya aturan tersebut.

Peraturan Pemerintah No. 46 Tahun 2021 Tentang Pos, Telekomunikasi, dan Penyiaran mengungkapkan kewajiban penghentian siaran televisi analog paling lambat 2 November 2022 pukul 24.00 WIB (Pasal 97 ayat (1) b).


Suntik mati TV analog telah dilaksanakan di wilayah Jabodetabek pada Kamis (3/11) pukul 00.00 WIB. Namun, beberapa stasiun TV dilaporkan membandel dan masih menyiarkan tayangannya di saluran analog.
Stasiun TV lainnya juga masih bersiaran analog. (Foto: Arsip Pribadi Naufal)

Peraturan Menkominfo NO. 11 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Penyiaran juga mengungkapkan kewajiban semua lembaga penyiaran untuk menyetop siaran analog pada 2 November 2022. (Pasal 63)

Pasal 88 m juga memuat kewajiban “untuk Lembaga Penyiaran jasa Penyiaran televisi melalui media terestrial menyelenggarakan Penyiaran dengan teknologi digital setelah batas waktu penghentian Siaran televisi analog.”

Pelanggaran terhadap pasal 88 itu adalah dikenakan sanksi administratif bertahap (Pasal 90). Runutannya adalah teguran tertulis, denda administratif, penghentian sementara kegiatan berusaha, daya paksa polisional; dan/atau pencabutan layanan dan/atau Perizinan Berusaha.

Apakah bakal ada sanksi pada stasiun-stasiun televisi itu?

“Kepada pejabat Kemenkominfo untuk melakukan pendekatan lapangan yang penuh persaudaraan agar secara teknis bisa dilaksanakan dengan baik,” tandas Menkominfo.

(lom/arh)



[Gambas:Video CNN]







Sumber: www.cnnindonesia.com