Catatan Perjalanan – Agats dan Cahaya Palapa Ring Timur


Internet di Agats tidak hanya dimanfaatkan di sektor kesehatan maupun pendidikan, tapi juga membantu ekonomi masyarakat sekitar. Sejumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Agats mulai menggunakan internet untuk berdagang secara online.


Aisyah, pemilik warung makan Raudah, mengatakan mulai berjualan secara online setelah koneksi internet semakin baik dampak kehadiran Palapa Ring Timur.


Ia menjelaskan saat ini ada sejumlah forum jual beli Agats yang ada di platform Facebook. Di sana, para pelaku UMKM, termasuk Aisyah mengiklankan dagangannya supaya dibeli pembeli.


“Jadi sambil saya promosi juga kadang secara langsung, kadang lewat sosial media juga seperti forum jual beli itu saya ada sudah tergabung di enam forum jual beli Asmat jadi semua saya post, upload semua di situ,” ujar Aisyah.


Menurutnya dengan berjualan secara online keuntungannya meningkat cukup tajam dibanding saat belum memanfaatkan internet.


“Ibu sudah lama jualan dari tahun 2000 berapa gitu, 2002 itu sudah jualan, pertama kue, terus nasi kuning, terus Alhamdulillah pendapatan juga lumayan ibu tingkatkan lagi buka warung. Dulu masih di kecamatan jadi belum lancar internetnya,” tuturnya.


Hal senada disampaikan Slamet, pemilik Walangi Cafe yang menjual pelbagai macam makanan, khususnya ayam geprek. Menurut dia, internet di Agats telah menunjang penjualannya selama ini.


Sejak dibuka tahun 2021, kafenya sudah memanfaatkan internet dan media sosial sebagai tempat promosi. Dia menuturkan internet menunjang di dalam usaha kafe yang dikelolanya itu.


“Kalau di sini tuh promosinya biasanya lewat WA, Facebook,” katanya.


Slamet mengatakan kafenya juga sudah menerapkan sistem pesan antar. Artinya, pembeli tinggal memesan makanan atau minuman yang ingin dibeli, dan nanti pihaknya yang mengantar ke lokasi pembeli.

Sumber: www.cnnindonesia.com