Cara Kontrol Tontonan Anak di TikTok ala CEO Shou Chew

Meski CEO TikTok Shou Zi Chew mengaku senang jika anak main TikTok di AS. Ada apa memangnya?

Jakarta, CNN Indonesia

Buntut fitur pembatasan konten khusus bocah, CEO TikTok Shou Zi Chew mengaku amat senang jika anak-anaknya menyentuh TikTok cuma saat di Amerika Serikat (AS).

“Jadi anak saya masih di bawah 13 tahun. Jadi saat anak-anak saya ke AS, saya sangat senang mereka bisa menggunakan pengalaman itu,” kata Chew di acara TikTok Southeast Asia Impact Forum, Jakarta, Kamis (15/6).

TikTok memiliki fitur TikTok Kids yang eksklusif tersedia di AS. Fitur ini memberikan anak akses ke konten TikTok dengan batasan screen time.

“Kids mode dirancang untuk Anak-anak yang tinggal di Amerika Serikat. Mode ini memungkinkan Anak-anak untuk terlibat dengan fitur video TikTok yang menyenangkan sambil membatasi informasi yang dikumpulkan dari mereka,” demikian keterangan resmi TikTok.

“Anak-anak dapat melihat video dari kreator lain dan mengeksplorasi kreativitas mereka dengan merekam video mereka sendiri dengan musik dan efek khusus.”

Medsos milik ByteDance yang berbasis di China ini juga mengaku menjaga privasi anak.

“Meskipun Anak-anak dapat menyimpan video ini langsung ke perangkat mereka, video tersebut tidak akan disimpan oleh kami atau dapat dilihat oleh pengguna lain,” lanjut TikTok.

Selain itu, TikTok juga melakukan pembatasan untuk menjaga keamanan anak, salah satunya menghilangkan fitur berkirim pesan.

“Anak-anak juga memiliki pengalaman interaktif yang lebih terbatas, termasuk, misalnya, mereka tidak dapat bertukar pesan dengan pengguna lain, dan pengguna lain tidak dapat melihat profil mereka,” kata perusahaan.

Perusahaan juga mengklaim mereka mengumpulkan informasi yang lebih sedikit dari TikTok Kids, di antaranya username, password, dan tanggal ulang tahun.

Selain itu, mereka juga mengumpulkan beberapa informasi terkait aktivitas anak tersebut, seperti ID perangkat, alamat IP, jenis dan versi browser web, lokasi tingkat negara, serta informasi aktivitas aplikasi tertentu, seperti tontonan video, waktu dalam aplikasi, dan informasi penggunaan umum.

Jika cuma ada di AS, bagaimana melindungi bocah dari konten negatif di TikTok? Platform ini tetap menyediakan opsi lain. Berikut rinciannya:

Restricted Mode

Mode Terbatas (Restricted Mode) TikTok, kata perusahaan, “membatasi paparan konten yang mungkin tidak cocok untuk semua orang, misalnya karena mengandung tema dewasa atau kompleks.”

Jika menyalakan mode ini, beberapa fitur tidak akan tersedia, seperti feed Following dan pemberian hadiah (gift) secara LIVE.

Berikut cara mengaktifkan atau menonaktifkan Mode Terbatas:

1. Di aplikasi TikTok, ketuk Profil di bagian bawah.

2. Ketuk tombol Menu di bagian atas.

3. Ketuk Pengaturan dan privasi.

4. Ketuk Preferensi konten, lalu ketuk Mode Terbatas.

5. Ikuti langkah-langkah di aplikasi untuk menyetel atau memasukkan kode sandi untuk mengaktifkan atau menonaktifkan Mode Terbatas.

Family Pairing

Orang tua juga dapat mengaktifkan Mode Terbatas untuk remaja mereka melalui Family Pairing.

“Family Pairing di TikTok memungkinkan orang tua dan remaja menyesuaikan pengaturan keamanan mereka berdasarkan kebutuhan individu. Orang tua dapat menautkan akun TikTok mereka ke akun remaja mereka dan mengatur kontrol orang tua,” tutur TikTok.

Kontrol itu di antaranya termasuk Durasi Screentime Harian, menonaktifkan push notification, memantau aktivitas akun anak, hingga melihat DM.

Untuk menautkan (pairing) akun orang tua dan anak, caranya adalah:

1. Ketuk (tap) Profil di bagian bawah app.

2. Ketuk tombol Menu di bagian atas.

3. Ketuk Pengaturan dan privasi, lalu ketuk Family Pairing.

4. Ketuk Induk atau Remaja.

5. Ikuti langkah-langkah di aplikasi untuk menautkan akun.

Cara mengelola kontrol Family Pairing:

1. Ketuk Profil di bagian bawah.

2. Ketuk tombol Menu di bagian atas.

3. Ketuk Pengaturan dan privasi, lalu ketuk Family Pairing.

4. Pilih akun yang ingin Anda kelola.

5. Perbarui kontrol, sesuai kebutuhan.

(lom/arh)





Sumber: www.cnnindonesia.com