Cak Imin dan Mahfud Bersaing di Sentimen Positif, Bagaimana Gibran?

Data Drone Emprit menunjukkan Cak Imin menjadi cawapres yang paling banyak mendapat sentimen positif saat debat, yakni 80 persen.


Jakarta, CNN Indonesia

Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 1 Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dan cawapres nomor urut 3 Mahfud MD bersaing mendapat sentimen positif di media sosial X alias Twitter saat debat pilpres keempat, Minggu (21/1). Berikut analisisnya.

Hal tersebut berdasarkan data analis media sosial Drone Emprit menurut pantauan di X periode Minggu (21/1) pukul 19.00-22.00 WIB.

Data Drone Emprit menunjukkan Cak Imin menjadi kandidat cawapres yang paling banyak mendapat sentimen positif, yakni 80 persen. Drone Emprit menunjukkan Cak Imin hanya mendapat 6 persen sentimen negatif dan 14 persen sisanya netral.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Ini menunjukkan bahwa Muhamin Iskandar memiliki dukungan yang sangat kuat dan citra yang positif di media sosial pada periode waktu tersebut,” jelas Ismail Fahmi, founder Drone Emprit, dalam cuitannya, Senin (22/1).

Sementara Mahfud menyusul di posisi kedua dengan sentimen positif sebesar 79 persen.

Ismail menjelaskan, volume percakapan mengenai Mahfud sebetulnya lebih sedikit dibanding Cak Imin dan cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka, tapi pandangan terhadapnya cenderung positif.

Menurut Ismail, meskipun Mahfud memiliki volume percakapan yang lebih rendah, ternyata dia memiliki pandangan yang mayoritas positif yang menunjukkan kualitas daripada kuantitas dalam hal sentimen online.

Ia menyebut hal ini menunjukkan pentingnya tidak hanya jumlah penyebutan tetapi juga kualitas percakapan yang terjadi di media sosial.

Gibran panen sentimen negatif

Sementara itu, hasil analisis Drone Emprit menunjukkan bahwa Gibran sebetulnya menjadi cawapres yang paling banyak di-mention oleh netizen di X, yakni 40 persen dari total volume percakapan, bersaing dengan Cak Imin.

Gibran sedikit lebih unggul dengan 142.469 mention sedangkan Cak Imin 141.293 mention.

Kendati demikian, Gibran mendapat sentimen negatif paling besar pada debat kali ini, yakni sebanyak 60 persen. Tercatat hanya 33 persen sentimen positif yang ditujukan kepada Gibran, dan 7 persen sisanya netral.

“Ini menunjukkan adanya sentimen yang kurang menguntungkan atau permasalahan yang mungkin sedang dihadapi oleh Gibran Rakabuming di media sosial selama jangka waktu yang ditentukan,” ujar Ismail.

Ismail kemudian mengungkapkan beberapa kata kunci yang membuat sentimen negatif terhadap Gibran sangat tinggi antara lain ‘merendahkan’, ‘menghormati’, ‘gimik’, ‘topik yang diulang-ulang’, ‘menjebak’, ‘cringe’, hingga ‘savage’.

Beda dari debat cawapres perdana

Dalam wawancara dengan CNN Indonesia TV, Ismail mengatakan debat cawapres kedua ini sangat berbeda dengan debat cawapres pertama bagi Gibran.

Menurut dia pada debat cawapres pertama, Gibran justru cawapres yang paling banyak mendapat sentimen positif karena yang awalnya dianggap underdog justru bisa memberi performa bagus.

Sentimen positif terbesar saat debat cawapres pertama diperoleh Gibran dengan 70 persen, disusul Mahfud dengan 69 persen. Muhaimin sendiri mendapat 48 persen sentimen positif.

Pada penampilan debat kali ini, Gibran sempat menyindir Mahfud dengan merunduk dan menyebut tengah mencari jawaban Mahfud.

Pada beberapa kesempatan di debat hari ini juga, Cak Imin dan Mahfud kompak menyentil Gibran yang menurut mereka beberapa kali melemparkan pernyataan receh dan menggunakan istilah sulit.

[Gambas:Video CNN]

(tim/dmi)




Sumber: www.cnnindonesia.com