BRIN Temukan Rekahan di Area Gempa Cianjur, Diduga Patahan 35 Meter

Usai setidaknya empat hari penelitian lapangan, BRIN menemukan rekahan 35 meter yang diduga jalur patahan baru di Cianjur.

Cianjur, CNN Indonesia

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menemukan jalur patahan atau sesar baru sepanjang 35 meter di Kampung Rawacina, Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Kepala Pusat Riset Kebencanaan Geologi BRIN Adrin Tohari menjelaskan patahan sesar itu memiliki kedalaman sekitar 15 cm jika dilihat dari permukaan tanah.

“Jadi kita menemukan rekahan yang cukup lebar kemudian menyebabkan pondasi dinding kolam bergerak kurang lebih 15 senti arahnya ke kanan. Ini mengindikasikan pergerakan segmen sesar yang menyebabkan gempa di Cianjur,” kata dia kepada wartawan, di lokasi, Jumat (28/7).

Dengan adanya rekahan ini, pihaknya meyakini patahan tersebut dapat menyebabkan kerusakan bangunan cukup parah.

Namun, BRIN tengah membuktikan dengan riset geofisika untuk memastikan apakah rekahan ini terasosiasi dengan rekahan dari dalam tanah.

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com di lokasi, patahan berbentuk pergeseran sedimen tanah sekira 10-15 sentimeter. Bukti pergeseran itu juga ditandai dengan patahan pondasi batuan kali yang bergeser di bagian permukaan atas.

Adrin menjelaskan dari titik rekahan itu diprediksi terdapat patahan memanjang mencapai 25 meter ke arah barat laut dan 10 meter ke arah tenggara.

Namun, pihaknya belum bisa memastikan berapa panjang jalur rekahan tersebut karena tertutup reruntuhan puing rumah dan longsoran tanah akibat guncangan gempa Magnitudo (M) 5,6 pada November 2022.

“Dari titik itu kurang lebih dari arah masjid 25 meteran lebih di permukaan. Karena tertutup rumah dan puing-puing jadi kita enggak bisa lagi melacak. kalau ke bawah ke arah sawah sekitar 10 meter,” tuturnya.

Lebih lanjut Adrin dan tim peneliti akan melakukan pemetaan sesar di wilayah tersebut dengan menggunakan dua metode pengindraan bawah tanah yaitu dengan Geolistrik Multichanel Resistivity dan Ground Penetrating Radar.

Para tim peneliti sudah masuk di hari keempat dalam pemetaan rekahan sesar di wilayah Kecamatan Cugenang, Cianjur, Jawa Barat ini. Hasil dari pemetaan ini ditargetkan rampung pada Desember 2023.

[Gambas:Video CNN]

(can/arh)





Sumber: www.cnnindonesia.com