BMKG Ungkap Alasan Musim Hujan Kali ini Diprediksi Lebih Singkat

Musim hujan 2023/2024 diprediksi bakal lebih pendek dibandingkan biasanya karena ia datang terlambat.


Jakarta, CNN Indonesia

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut musim hujan saat ini lebih pendek dibandingkan biasanya karena musim hujan di beberapa wilayah datang terlambat.

“El Nino itu sangat mempengaruhi terhadap variabilitas terhadap musim hujan itu sendiri, ini terbukti bahwasanya ada beberapa zona musim yang mengalami kemunduran musim hujan. Lalu yang berikutnya juga, berarti secara durasi menjadi lebih berkurang dari normal,” ujar Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG Andri Ramdhani kepada CNNIndonesia.com lewat sambungan telepon, Rabu (10/1) malam.

Andri menjelaskan biasanya musim hujan sudah mulai terjadi pada November, tetapi kali ini beberapa wilayah baru memasuki musim hujan pada Desember. DKI Jakarta, kata Andri, bahkan baru memasuki musim hujan pada Januari.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Bahkan di akhir Desember Jabodetabek secara umum malah kering kan yang normalnya hujan karena ada beberapa fenomena,” tuturnya.

Andri menjelaskan fenomena pendeknya durasi musim hujan ini sebagai hal normal ketika sebuah wilayah berada di tahun El Nino terjadi.

Pada September 2023, BMKG memperkirakan puncak musim hujan terjadi pada Januari dan Februari 2024. Beberapa wilayah, tepatnya 35,25 persen wilayah mengalami kemunduran puncak musim hujan.

BMKG juga menyebut hampir 50 persen wilayah Tanah Air mengalami musim hujan yang lebih pendek dibandingkan normal.

“Jika dibandingkan terhadap normal durasi musim hujan, Durasi Musim Hujan 2023/2024 di sebagian besar daerah diprakirakan lebih pendek terhadap normal yaitu seluas 897.538 km2 (46,87%),” tulis BMKG di lamannya.

“Sedangkan wilayah lainnya diprakirakan lebih panjang terhadap normal yaitu seluas 244.818 km2 (12,78%) dan sama terhadap normalnya yaitu seluas 97.610 km2 (5,10%),” tambahnya.

Durasi musim hujan yang pendek tersebut terjadi pada 439 wilayah zona musim (ZOM). Sementara itu, wilayah yang mengalami durasi musim hujan lebih panjang adalah sebanyak 91 ZOM, dan yang durasinya normal adalah 44 ZOM.

Durasi musim hujan 2023/2024 di sebagian besar wilayah Indonesia diperkirakan berlangsung selama 10 hingga 24 dasarian.

(lom/arh)



Sumber: www.cnnindonesia.com