BMKG Ingatkan Potensi Hujan Badai dan Angin Kencang Sabtu 25 November

BMKG merilis daftar wilayah yang berpotensi dilanda cuaca ekstrem pekan ini.

Jakarta, CNN Indonesia

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi hujan lebat dengan kecepatan lebih dari 50 milimeter serta angin kencang dengan kecepatan lebih dari 45 kilometer per jam di beberapa daerah pada Sabtu (25/11).

Daerah yang harus mewaspadai hujan lebat pada hari ini adalah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat, dan DKI Jakarta.

Kemudian juga Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Papua Barat dan Papua.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara potensi terjangan angin kencang akan dialami oleh Wilayah Aceh, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Yogyakarta, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Selatan.

Beberapa daerah tersebut bahkan berpotensi mengalami hujan badai atau hujan disertai kilat dan petir mulai dari Aceh, Sumatera Barat, Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur.

Selain daerah itu, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku Utara dan Maluku turut diprediksi dilanda hujan badai

Hujan lebat hingga badai ini terjadi setelah Indonesia dalam beberapa bulan terakhir mengalami kekeringan panjang. 

Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah II Hartanto mengatakan puncak musim hujan Indonesia diprakirakan pada Januari dan Februari 2024.

Namun untuk Jakarta dan sekitarnya telah memasuki musim hujan pada November 2023 sehingga masyarakat serta stakeholder diminta mengantisipasi sejumlah potensi dampak musim hujan.

“Kami melihat potensi hujan deras di beberapa tempat sudah terjadi. Kami meminta Pemda merapikan pohon-pohon di daerah lintasan aktivitas manusia agar tidak terjadi pohon tumbang,” ujar Hartanto.

(Antara/vws)

[Gambas:Video CNN]



Sumber: www.cnnindonesia.com