BMKG Buka Daftar Daerah yang Potensial ‘Makmur’ Hujan saat Imlek

Periode libur panjang Isra Mi


Jakarta, CNN Indonesia

Sejumlah daerah diprediksi bakal diguyur hujan pada periode libur panjang Isra Mi’raj, Kamis (8/2) hingga Hari Imlek, Sabtu (10/2), imbas beberapa fenomena atmosfer.

Pakar Feng Shui Yulius Fang, tahun lalu, mengatakan hujan merupakan sesuatu yang patut disyukuri apalagi jika terjadi di Hari Raya Imlek yang tepat terjadi di awal musim semi.

Menurutnya, hujan turun berarti menandakan kemakmuran panen setahun ke depan.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terlepas dari kontroversi soal korelasinya saintifiknya, sejumlah wilayah diprediksi bakal dilanda hujan pada Tahun Baru Imlek 2575 Kongzili hingga masa pencoblosan Pemilu 2024 menurut prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

“Saat periode tersebut diprakirakan kondisi cuaca cukup dinamis sehingga perlu menjadi perhatian untuk warga masyarakat,” kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto dalam siaran persnya, Rabu (7/2).

Ia memprediksi hujan sedang hingga lebat di antaranya turun di wilayah Kabupaten Bogor dan Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (10/2) siang hingga sore hari.

Sementara, hujan ringan berpotensi terjadi di wilayah DKI Jakarta, Kabupaten Tangerang, Tangerang Selatan, dan Bekasi pada siang hingga sore hari.

Lebih lengkapnya, berikut wilayah yang diprediksi dilanda hujan saat Tahun Baru Imlek:

+ Kepulauan Bangka Belitung
+ Bengkulu
+ Lampung
+ Banten
+ DKI Jakarta
+ Jawa Barat
+ Jawa Tengah
+ DI Yogyakarta
+ Jawa Timur
+ Kalimantan Barat
+ Kalimantan Tengah
+ Kalimantan Timur
+ Kalimantan Utara
+ Kalimantan Selatan
+ Sulawesi Utara
+ Gorontalo
+ Sulawesi Tengah
+ Sulawesi Barat
+ Sulawesi Selatan
+ Sulawesi Tenggara
+ Maluku Utara
+ Papua Barat
+ Papua

Apa pemicunya?

Guswanto mengungkap beberapa fenomena atmosfer yang terpantau cukup signifikan yang dapat memicu peningkatan curah hujan di wilayah Indonesia pada periode ini.

Pertama, aktivitas Angin Monsun Asia yang mempengaruhi wilayah potensi pembentukan hujan di wilayah Indonesia Bagian Tengah dan Selatan.

Kedua, masih aktifnya gelombang ekuator Rossby dan Kelvin di sekitar wilayah Indonesia bagian tengah dan timur turut memicu pembentukan awan hujan.

Ketiga, terbentuknya pola belokan dan pertemuan angin yang memanjang di wilayah Indonesia bagian Tengah dan Selatan termasuk Sumatra, Jawa, dan Kalimantan sebagai dampak dari penguatan angin Monsun Asia.

Lantaran faktor-faktor di atas, BMKG merekomendasikan sejumlah hal terutama buat daerah yang potensial hujan pada periode ini.

Termasuk, “melakukan pemangkasan dahan dan ranting pohon yang rapuh serta menguatkan tegakan/tiang, serta papan reklame/baliho agar tidak roboh tertiup angin kencang.”

[Gambas:Video CNN]

(tim/arh)



Sumber: www.cnnindonesia.com