Indeks

5 Cara Mengatasi Hp yang Disadap dari Jarak Jauh dan Penyebabnya

Hp yang sedang Anda pakai, bisa saja menjadi sasaran peretasan pihak tak bertanggung jawab. Berikut vara mengatasi hp yang disadap.
Jakarta, CNN Indonesia

Hp yang sedang Anda pakai sekarang bisa saja menjadi sasaran peretasan pihak tak bertanggung jawab. Selain aktivitas hp disadap, data pribadi Anda dapat disalahgunakan.

Cara mengatasi hp yang disadap ini bisa ditangani dengan berbagai trik. Namun, Anda perlu tahu terlebih dulu, tanda-tanda yang menunjukkan bahwa hp tersebut tengah disadap.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO RESUME CONTENT

Di samping itu, kenali juga penyebab paling umum yang rentan membuat hp disadap supaya bisa lebih waspada.

Ciri-Ciri Hp Disadap

Melansir laman Life Wire, berikut tanda-tanda tidak biasa yang terjadi pada hp apabila disadap dari jarak jauh.

  • Aplikasi tak terduga akan muncul di layar meski Anda tidak menggunakannya.
  • Ada banyak pop up aplikasi yang terbuka sendiri.
  • Ada catatan panggilan telepon atau teks tidak dikenal pada log ponsel.
  • Daya atau baterai hp cepat habis.
  • Performa hp berjalan lambat karena sistemnya berjalan mirroring.

Penyebab Hp Disadap

Hp memang dapat diretas karena berbagai alasan. Hal ini memungkinkan terjadi karena beberapa aktivitas berikut.

  • Membuka tautan dari email yang berisi phishing sehingga otomatis instal perangkat lunak berbahaya ke hp.
  • Peretasan terjadi karena hp Anda terhubung ke WiFi umum atau sedang mengaktifkan bluetooth.
  • Pernah klik sembarang tautan dari media sosial, yang membawa masuk ke situs web sehingga malware otomatis terpasang di hp.
  • Peretasan terjadi karena ada pihak tak bertanggung jawab berhasil mengetahui kata sandi email atau akun media sosial Anda.

Cara Mengatasi Hp yang Disadap


Ilustrasi. Cara mengatasi hp yang disadap (Foto: iStock/gorodenkoff)

Apabila ponsel pribadi Anda diretas, jangan langsung panik. Segera ikuti cara mengatasi hp yang disadap berikut.

1. Aktifkan mode device care

Cara pertama yang perlu dilakukan yaitu mengaktifkan mode device care. Anda bisa cek di pengaturan hp, untuk mengetahui malware yang terpasang di hp.

Pada pengguna Android, bisa masuk ke pengaturan lalu klik menu battery and device care, dan pilih device protection dan scan phone sampai prosesnya selesai.

Sementara pengguna iOS, bisa masuk ke pengaturan lalu klik menu privacy & security, pilih safety check, kemudian pilih emergency reset sehingga tidak terlacak.

2. Ganti password layar kunci hp

Langkah kedua yaitu mengubah nomor PIN atau pattern password untuk akses kunci masuk ke hp Anda. Cara ini dapat segera diperbarui ke menu pengaturan di hp masing-masing. Pastikan menggunakan kata sandi yang unik.

Hindari format kata sandi yang terdiri dari tanggal, bulan, dan tahun lahir. Alternatifnya bisa memilih karakter alfanumerik, yaitu perpaduan password antara huruf dan angka.

3. Ganti password email

Logout semua email dan akun media sosial yang terhubung ke hp. Kemudian ganti semua password email, atau media sosial tersebut.

Pilih format alfanumerik untuk semua kata sandi email dan media sosial. Aktifkan juga verifikasi dua langkah.

Pasang alamat email backup supaya terhubung otomatis. Apabila ada aktivitas mencurigakan, Anda akan lebih mudah mendapat email notifikasi.

4. Factory reset

Aplikasi penyadap yang tersembunyi di hp biasanya mempunyai sistem cukup canggih sehingga tidak mudah terlacak.

Cara paling cepat dan aman yaitu melakukan factory reset sehingga setelan hp Anda kembali ke pengaturan seperti dari pabrik.

Perlu diperhatikan saat melakukan factory reset, semua data, aplikasi dan file di hp akan otomatis terhapus.

5. Hubungi call center

Langkah terakhir yaitu segera menghubungi call center provider. Lapor ke pihak call center bahwa hp Anda diretas.

Disamping itu, pihak operator seluler akan menonaktifkan nomor SIM supaya tidak disalahgunakan lebih lanjut.

Itulah beberapa cara mengatasi hp yang disadap dari jarak jauh, supaya data pribadi Anda dapat segera terselamatkan.

(avd/juh)

[Gambas:Video CNN]




Sumber: www.cnnindonesia.com

Exit mobile version